LOMBOKINI.com – Pimpinan Wilayah Pemuda Nahdlatul Wathan (PW Pemuda NW) NTB berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi NTB menggelar Pelatihan Wirausaha Muda di Hotel Lombok Garden, Mataram, Rabu (8/7). Kegiatan mengusung tema “Manajemen Usaha, Strategi dan Pengembangan Bisnis Pemuda”.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber, yakni perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM NTB serta praktisi usaha, Founder Morikai sekaligus Ketua DPP Eksportir Muda Indonesia Timur, Erwin Irawan.
Panitia membekali peserta, yang terdiri atas perwakilan pengurus Pemuda NW se-NTB, dengan materi perencanaan usaha, manajemen keuangan, strategi pemasaran digital, dan pengembangan jejaring bisnis.
Ketua PW Pemuda NW NTB, Hasanah Efendi, menegaskan peran strategis pemuda sebagai penggerak ekonomi daerah.
“Pemuda harus berani mengambil peran, tidak hanya sebagai tenaga kerja, tapi juga sebagai pencipta lapangan kerja,” ujarnya.
Dia berharap pelatihan ini melahirkan wirausaha muda yang mandiri, kreatif, dan mampu mengembangkan bisnis berbasis potensi lokal NTB.
Hasanah memastikan pihaknya menindaklanjuti hasil pelatihan dengan pendampingan dan praktik langsung menggandeng Dinas Koperasi dan UMKM NTB.
“Outputnya jelas karena kami bagi klaster teman-teman di beberapa bidang keterampilan dan usaha,” ungkapnya.
Ke depan, ia berencana menggandeng mitra pemerintah, perbankan, koperasi, dan pelaku usaha untuk membuka akses permodalan dan pasar bagi peserta.
Wakil Ketua II BAZNAS NTB, H Zulkipli, mengingatkan pelatihan ini harus disertai pendampingan agar tidak berubah menjadi kegiatan seremonial.
Ia mendorong peserta memulai bisnis dari aktivitas pokok sehari-hari, seperti di bidang pendidikan madrasah dan pondok. Zulkipli juga menekankan pentingnya memperhatikan regulasi dan membaca peluang usaha.
“Jangan berbisnis asal-asalan karena tentu tidak akan mencapai kesuksesan,” pungkasnya. ***
Penulis : Najamudin Anaji







