Seorang ASN Ditemukan Meninggal di Hotel Mataram, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Kamis, 6 November 2025 - 16:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Selidiki Kematian ASN di Sebuah Hotel di Mataram. (Foto: Lombokini.com/Polsek Mataram).

Polisi Selidiki Kematian ASN di Sebuah Hotel di Mataram. (Foto: Lombokini.com/Polsek Mataram).

LOMBOKINI.com – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial FII (54) ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di Jalan Pariwisata, Kelurahan Pejanggik, Mataram, pada Kamis 6 November 2025 pagi. Korban yang merupakan warga Gunungsari, Lombok Barat, bertugas di wilayah Lombok Utara.

Seorang saksi berinisial AF mengungkapkan kronologi penemuan jasad. Ia menyatakan korban tiba di hotel sekitar pukul 03.45 WITA dalam kondisi sehat bersama seorang rekan. Namun, ketika AF mencoba membangunkannya tiga jam kemudian, korban sudah tidak memberi respons.

Baca Juga :  Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

“Setelah kami periksa, tubuh korban sudah dingin dan membiru,” ungkap Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi dalam keterangan resminya, Kamis 6 November 2025.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas piket Polsek Mataram langsung menuju lokasi. Mereka melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan para saksi. Unit Identifikasi (Inafis) Sat Reskrim Polresta Mataram juga bergerak untuk memastikan penyebab kematian.

Baca Juga :  Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

“Kami telah mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Mataram untuk visum awal. Tim kami masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya,” tegas Kapolsek Mulyadi.

Ia menegaskan bahwa jajarannya menangani seluruh prosedur secara profesional dan transparan. Polisi juga telah menghubungi pihak keluarga korban. Langkah-langkah ini bertujuan menjaga situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polresta Mataram. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan
Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi
Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin
Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak
Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak
TGB Zainul Majdi Luruskan Nama Pondok dan Organisasi di RDP Kasus Penganiayaan Santri
Viral! Video Asusila 4 Remaja di Bawah Umur Meresahkan Warga Tanjung Luar, Pihak Polisi Sedang Menyelidikinya

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:56 WITA

Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:26 WITA

Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:41 WITA

Wabup Pimpin Upacara HUT ke- 81 RI, Bupati Lotim Serukan Partisipasi Masyarakat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 13:36 WITA

Tim SAR Evakuasi 106 Penumpang KMP Putri Yasmin

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:35 WITA

DPM Unram Siapkan Gugatan ke PTUN soal Pergeseran Dana BTT Rp 484 Miliar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Berita Terbaru

Ribuan pengunjung memadati Lapangan Barokah pada pembukaan Festival Gawe Beleq, Senin malam 17 Agustus 2026. [Foto: Lombokini.com]

Hiburan

Ribuan Warga Padati Pembukaan Festival Gawe Beleq Sakra Barat

Selasa, 18 Agu 2026 - 01:20 WITA