Seorang ASN Ditemukan Meninggal di Hotel Mataram, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Kamis, 6 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Selidiki Kematian ASN di Sebuah Hotel di Mataram. (Foto: Lombokini.com/Polsek Mataram).

Polisi Selidiki Kematian ASN di Sebuah Hotel di Mataram. (Foto: Lombokini.com/Polsek Mataram).

LOMBOKINI.com – Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial FII (54) ditemukan meninggal dunia di sebuah hotel di Jalan Pariwisata, Kelurahan Pejanggik, Mataram, pada Kamis 6 November 2025 pagi. Korban yang merupakan warga Gunungsari, Lombok Barat, bertugas di wilayah Lombok Utara.

Seorang saksi berinisial AF mengungkapkan kronologi penemuan jasad. Ia menyatakan korban tiba di hotel sekitar pukul 03.45 WITA dalam kondisi sehat bersama seorang rekan. Namun, ketika AF mencoba membangunkannya tiga jam kemudian, korban sudah tidak memberi respons.

Baca Juga :  Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

“Setelah kami periksa, tubuh korban sudah dingin dan membiru,” ungkap Kapolsek Mataram, AKP Mulyadi dalam keterangan resminya, Kamis 6 November 2025.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, petugas piket Polsek Mataram langsung menuju lokasi. Mereka melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), memasang garis polisi, serta mengumpulkan keterangan para saksi. Unit Identifikasi (Inafis) Sat Reskrim Polresta Mataram juga bergerak untuk memastikan penyebab kematian.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

“Kami telah mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Mataram untuk visum awal. Tim kami masih menyelidiki penyebab pasti kematiannya,” tegas Kapolsek Mulyadi.

Ia menegaskan bahwa jajarannya menangani seluruh prosedur secara profesional dan transparan. Polisi juga telah menghubungi pihak keluarga korban. Langkah-langkah ini bertujuan menjaga situasi tetap kondusif di wilayah hukum Polresta Mataram. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 8 September 2026 - 20:10 WITA

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:05 WITA

Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 23:43 WITA

Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan

Berita Terbaru