Diketahui Punya Riwayat Diabetes, Seorang Pendaki Asal Pringgasela Meninggal Dunia di Bukit Savana Dandaun

Senin, 6 Juli 2026 - 10:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses evakuasi (doc. Humas Polres Lombok Timur)

Proses evakuasi (doc. Humas Polres Lombok Timur)

 

LOMBOKINI.com – Seorang pendaki bernama Hamzanwadi (40), seorang karyawan honorer asal Desa Rempung, Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur, dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendakian di Bukit Savana Dandaun, Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun.

Korban diduga mengalami kelelahan ekstrem dan sesak napas sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir di area perkemahan pada Sabtu malam, 4 Juli 2026.

Peristiwa bermula ketika korban melakukan pendakian bersama empat orang rekan dan anak-anak melalui Jalur 2 (Lendakuta) sekitar pukul 16.00 WITA. Dalam perjalanan, korban sempat menghubungi istrinya, Agus Alfiani, melalui sambungan telepon untuk mengabarkan kondisinya.

“Saya mulai kelelahan dan dada mulai sesak,” kata Hamzanwadi saat menghubungi istrinya pukul 17.33 WITA. Meski sang istri sempat memintanya untuk kembali ke basecamp, korban bersikeras menuntaskan perjalanan ke puncak karena posisi sudah setengah jalan.

Baca Juga :  Tragis, Petugas Mitra PLN Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Jaringan di Pohgading

Sesampainya di lokasi camp, korban mendirikan tenda, mengalami muntah-muntah, lalu beristirahat. Tak lama berselang saat waktu Maghrib, anak korban yang berada di dalam tenda berteriak histeris.

Rekan korban, Sabri (41), yang bergegas memeriksa menemukan korban sudah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Pemeriksaan awal dari pendaki sekitar menunjukkan denyut nadi dan napas korban sudah terhenti sekitar pukul 19.20 WITA.

Mendapat informasi tersebut, pihak keluarga langsung menuju basecamp dan berkoordinasi dengan pengelola bukit. Tim evakuasi gabungan yang terdiri dari Piket Jaga Polsek Sembalun, Basarnas Pos SAR Kayangan, pengelola bukit, tenaga kesehatan Puskesmas Sembalun, dan pihak keluarga langsung bergerak ke lokasi untuk menurunkan korban.

Jenazah korban berhasil dievakuasi tiba di basecamp pada Minggu dini hari (5/7) pukul 00.20 WITA dan langsung dilarikan menggunakan ambulans ke Puskesmas Sembalun.

Baca Juga :  Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Tenaga kesehatan Puskesmas Sembalun, Mustiadi, menyatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan luar, korban dipastikan telah meninggal dunia sejak berada di area camp sekitar pukul 19.20 WITA.

Tim medis juga menegaskan tidak ditemukan adanya bekas benturan atau luka di sekujur tubuh korban. Berdasarkan catatan tambahan, korban diketahui memiliki riwayat penyakit gula darah tinggi (diabetes).

Pihak puskesmas telah menyerahkan jenazah almarhum kepada pihak keluarga pada pukul 01.35 WITA untuk dipulangkan ke rumah duka menggunakan ambulans Desa Rempung.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga menyatakan menerima peristiwa ini sebagai musibah, namun masih memusyawarahkan terkait perlu atau tidaknya dilakukan tindakan otopsi. Keseluruhan proses koordinasi dan evakuasi selesai pada pukul 02.00 WITA dalam keadaan aman dan lancar.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
Tragis, Petugas Mitra PLN Tewas Tersengat Listrik Saat Perbaiki Jaringan di Pohgading
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG
Api Lahap Bukit Sempana Saat Puluhan Pendaki Berkemah
Polres Ungkap Identitas Mayat Wanita di Pantai Labuhan Haji, Keluarga Tolak Otopsi
Ditemukan Meninggal di Pantai Labuhan Haji, Wanita Asal Tanjung Luar Diduga Alami Gangguan Jiwa
Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:55 WITA

Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum

Senin, 22 Juni 2026 - 10:28 WITA

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Timur Gelar Rangkaian Aksi Sosial, Jaga Lingkungan hingga Bedah Rumah Dinas

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:30 WITA

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Berita Terbaru