Tunggu Regulasi dan Dropping Alat Kemenkes, Peresmian Labkesmas Lombok Timur Tertunda

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, S.Kep.NS., M.Kep, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik gedung bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut sebenarnya telah rampung sejak tahun lalu. Namun, izin operasionalnya masih tertahan pada proses birokrasi daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, S.Kep.NS., M.Kep, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik gedung bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut sebenarnya telah rampung sejak tahun lalu. Namun, izin operasionalnya masih tertahan pada proses birokrasi daerah.

LOMBOKINI.com – Operasional Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Lombok Timur yang berlokasi di Desa Denggen hingga kini belum diresmikan secara kelembagaan. Pihak Dinas Kesehatan masih menunggu rampungnya regulasi daerah serta pengiriman bantuan alat medis dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, H. Lalu Aries Fahrozi, S.Kep.NS., M.Kep, mengungkapkan bahwa pengerjaan fisik gedung bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut sebenarnya telah rampung sejak tahun lalu. Namun, izin operasionalnya masih tertahan pada proses birokrasi daerah.

“Laboratorium Kesehatan Masyarakat Lombok Timur secara fisik sudah selesai pembangunan di tahun 2025, akan tetapi secara lembaga kita belum melaunching karena belum ada keluar izinnya di Peraturan Bupati (Perbup). Ini akan menjadi sebuah lembaga baru di Lombok Timur,” jelas Aries Fahrozi saat dikonfirmasi pada Selasa (26/5/2026).

Baca Juga :  Asrul Sani Siapkan Transformasi RSUP NTB, Ini Gebrakannya

Aries memaparkan bahwa untuk mengisi fasilitas penunjang di dalam gedung baru tersebut, pihaknya telah mengajukan permohonan sarana prasarana melalui program khusus kementerian. Pihak Kemenkes sendiri menjanjikan dropping alat-alat laboratorium tersebut akan terealisasi pada tahun 2026 ini.

“Kita sudah ajukan semua dan tinggal menunggu dari pusat. Kalau Perbup-nya sudah jadi dan alat-alat dari kementerian sudah didroping, segera kita resmikan,” imbuhnya.

Sembari menunggu fasilitas dari pusat tiba, Dinas Kesehatan berinisiatif memindahkan operasional laboratorium kesehatan lingkungan yang sebelumnya berada di kantor dinas ke gedung Labkesmas Denggen tersebut. Dengan demikian, proses pengujian sampel kini sudah dialihkan sepenuhnya ke fasilitas baru meski status kelembagaannya belum diresmikan.

Baca Juga :  Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 

Kendati sudah mulai digunakan, Aries mengakui bahwa jenis pelayanan pemeriksaan di Labkesmas Lotim saat ini masih sangat terbatas karena keterbatasan alat penunjang bawaan yang ada.

“Alat yang ada saat ini hanya bisa memeriksa air yang mengandung kimia ataupun bakteri. Kalau sampel makanan kita belum, karena itu diperiksa di BPOM. Jika alat baru sudah datang dan diresmikan, tentunya kita akan menambah jenis pelayanan pemeriksaannya,” pungkas Aries.

Berita Terkait

Kawal Fisik dan Mental Kafilah MTQ Lombok Timur, Tim Medis Antisipasi Stres dan Masalah Lambung
Nusa Medica Clinic Sembalun Siapkan Evakuasi Helikopter dan Asuransi Internasional bagi Pendaki Rinjani
Asrul Sani Siapkan Transformasi RSUP NTB, Ini Gebrakannya
Resmikan RS Ummat PKU Muhammadiyah Lombok Timur, Abdul Mu’ti Serukan Pentingnya Budaya Hidup Sehat
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan
Fisik Rampung, Puskesmas Sakra Timur Tunggu Izin Operasional
Pemkab Lombok Timur Prioritaskan Kualitas Data untuk Percepatan Penurunan Stunting

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:17 WITA

Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:47 WITA

Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:57 WITA

Sempat Terkendala Kabut Tebal, Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani Berhasil Dilakukan

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WITA

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:39 WITA

Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak

Berita Terbaru

Seorang guru membagikan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa di salah satu sekolah. (Foto: Lombokini.com/Badan Gizi Nasional).

Opini

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA