BMKG Minta Masyarakat NTB Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem

Rabu, 25 Februari 2026 - 20:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Minta Masyarakat NTB Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem. (Foto: Lombokini.com/Genz.id).

BMKG Minta Masyarakat NTB Siaga Hadapi Cuaca Ekstrem. (Foto: Lombokini.com/Genz.id).

LOMBOKINI.com – Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang berpotensi melanda wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) pada periode 22 hingga 27 Februari 2026.

Pihak BMKG mengidentifikasi sejumlah fenomena atmosfer yang aktif secara bersamaan dan memicu gangguan signifikan di wilayah NTB.

Fenomena tersebut meliputi gelombang Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Kelvin, dan Low Frequency.

“Analisis dinamika atmosfer terkini menunjukkan adanya gangguan signifikan yang memicu pertumbuhan awan konvektif secara masif,” ungkap perwakilan Stasiun Meteorologi ZAM dalam keterangan resminya, Rabu 25 Februari 2026.

Baca Juga :  TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya

Kondisi ini diperparah dengan adanya pertemuan dan perlambatan kecepatan angin serta kelembapan udara yang sangat basah di berbagai lapisan ketinggian.

Kombinasi faktor tersebut mempercepat proses kondensasi dan memicu pembentukan awan Cumulonimbus.

Masyarakat perlu mewaspadai dampak cuaca ekstrem berupa hujan intensitas sedang hingga sangat lebat yang disertai petir dan angin kencang secara mendadak.

Baca Juga :  KAI Tutup Rakernas 2026 dengan Perayaan HUT ke-18 di NTB

BMKG mengimbau warga yang tinggal di daerah rawan banjir, tanah longsor, dan wilayah pesisir untuk memantau informasi cuaca secara berkala.

Para pengendara juga harus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi pohon tumbang akibat angin kencang.

Stasiun Meteorologi ZAM berkomitmen memperbarui informasi cuaca selama 24 jam melalui kanal-kanal komunikasi resmi guna meminimalisir risiko bencana hidrometeorologi. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Perkuat Pengamanan KEK Mandalika, Gubernur NTB dan Danjen Kopassus Lepas Konvoi Taktis
Daftar Mutasi Polda NTB: 13 Kapolres hingga Pejabat Utama Dirotasi Kapolri
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional
Gubernur NTB dan Wakil BPS RI Canangkan Sensus Ekonomi 2026, Imbau Masyarakat Berikan Data Akurat
Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H
TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya
Pemprov NTB Hapus Denda dan Tunggakan Pajak Kendaraan Mulai 15 Juni hingga September 2026
KPK Buka JNBA 2026 dari Mataram, Usung Tema ‘Dari Timur untuk Indonesia Berintegritas’

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:55 WITA

Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum

Senin, 22 Juni 2026 - 10:28 WITA

Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lombok Timur Gelar Rangkaian Aksi Sosial, Jaga Lingkungan hingga Bedah Rumah Dinas

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:30 WITA

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:17 WITA

DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:26 WITA

Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin

Berita Terbaru