LOMBOKINI.com – Ratusan warga memadati Masjid Zainul Islam di Dusun Lengkok Embuk, Desa Mamben Lauk, Kecamatan Wanasaba, Lombok Timur, pada Sabtu 14 Maret 2026 malam. Mereka mengikuti peringatan Nuzulul Qur’an yang berlangsung khidmat, dirangkaikan dengan tradisi Maleman Selae.
Kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap Ramadan yang digagas pengurus takmir dan remaja masjid. Tahun ini, panitia menghadirkan sejumlah tokoh agama serta qori tingkat nasional dan internasional.
Acara diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh qori internasional, TGH Abdurrahman. Bacaan merdu sang qori membuat jamaah larut dalam suasana penuh kekhusyukan.
Dalam sambutannya, Ketua Takmir Masjid Zainul Islam, Mujmal, menyebut peringatan Nuzulul Qur’an sebagai tradisi tahunan yang terus dijaga masyarakat.
“Ini merupakan program tahunan yang selalu kami laksanakan setiap Ramadan. Harapannya kegiatan ini terus diwarisi oleh generasi penerus,” ujar Mujmal.
Sementara itu, Ketua Panitia Hafipuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya acara tersebut. Ia menilai kebersamaan masyarakat menjadi kunci suksesnya kegiatan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para tuan guru, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta seluruh panitia remaja masjid yang sudah bekerja sejak awal hingga acara ini berjalan dengan lancar,” kata Hafipuddin.
Memasuki puncak acara, Dr. TGH Rizki Hamzar, MA, pimpinan Pondok Pesantren Maraqitta’limat, menyampaikan tausiah.
Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup, bukan sekadar bacaan saat Ramadan.
“Al-Qur’an bukan hanya untuk dilantunkan. Kita harus mempelajari ilmu dan memahami makna yang terkandung di dalamnya agar menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Tak hanya para tokoh agama, Wakil Ketua BAZNAS Lombok Timur Dr. Hamidi, M.Pd, serta qori nasional Ustadz M. Hariri Syabani juga turut hadir dalam kegiatan ini.
Panitia menutup acara dengan ramah tamah dan makan bersama antara tamu undangan dan warga. Momen ini sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat Dusun Lengkok Embuk. ***
Penulis : Najamudin Anaji







