Presiden Prabowo Cicipi Langsung Masakan Pengungsi di Aceh, Pastikan Gizi dan Kelayakan Makanan

Minggu, 7 Desember 2025 - 23:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Cicipi Langsung Masakan Pengungsi di Aceh, Pastikan Gizi dan Kelayakan Makanan. (Foto: Lombokini.com).

Presiden Prabowo Cicipi Langsung Masakan Pengungsi di Aceh, Pastikan Gizi dan Kelayakan Makanan. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyempatkan diri mencicipi sepiring masakan ikan tongkol di dapur umum pengungsian. Kunjungannya ke Posko Pengungsian Bencana Desa Balee Panah, Aceh, pada Ahad 7 Desember 2025 itu bertujuan memastikan kualitas, kecukupan gizi, dan kelayakan makanan bagi warga terdampak.

Usai menyapa warga, Presiden langsung meninjau proses memasak di tenda dapur. Ia pun meminta izin kepada para juru masak untuk mencoba hidangan yang sedang disiapkan untuk makan siang.

Baca Juga :  Pengamat Sebut Demokrasi Indonesia di Bawah Prabowo Masih 'Belum Sempurna' Versi EIU

“Ada sendok, saya mau coba,” ujar Prabowo sambil mengambil sendok.

Salah seorang ibu juru masak lalu menyajikan sepiring ikan tongkol untuk dicicipi Presiden. Usai mencicipi, Prabowo menyampaikan kesannya tentang rasa pedas hidangan tersebut.

“Pedes ya ini,” katanya.

Dalam momen itu, petugas dapur lainnya yang juga para ibu, langsung berinteraksi dengan Presiden. “Enak ga Pak?” tanya seorang petugas. “Makannya lauk apa itu Pak Presiden?”

Baca Juga :  Pengamat Sebut Demokrasi Indonesia di Bawah Prabowo Masih 'Belum Sempurna' Versi EIU

“Ikan tongkol,” jawab Prabowo.

Dalam setiap kunjungannya ke lokasi pengungsian, Prabowo rutin memeriksa dapur umum. Langkah ini dilakukan untuk memastikan terpenuhinya kebutuhan dasar pengungsi, termasuk makanan yang tidak hanya cukup, tetapi juga layak dan bergizi. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pengamat Sebut Demokrasi Indonesia di Bawah Prabowo Masih ‘Belum Sempurna’ Versi EIU
Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026
Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG
Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN
Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo di Istana: ‘Jadi Presiden Itu Berat’
Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Jelang Lebaran
Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan
Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Ditingkatkan Jadi Tiga Bulan

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:23 WITA

Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:17 WITA

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WITA

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA