Ratusan Peserta Hadiri Seminar IPNW dalam Rangka Milad ke-65

Selasa, 18 Februari 2025 - 16:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Peserta Hadiri Seminar IPNW dalam Rangka Milad ke-65. (Foto: Lombokini.com/El)

Ratusan Peserta Hadiri Seminar IPNW dalam Rangka Milad ke-65. (Foto: Lombokini.com/El)

LOMBOKINI.com – Dalam rangka menyambut Milad ke-65 Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan (IPNW), Pimpinan Daerah IPNW Lombok Timur sukses menyelenggarakan Seminar Pelajar Nahdlatul Wathan (NW) pada Selasa, 18 Februari 2025 di MA Mua’allimat NW Anjani. Acara ini dihadiri oleh ratusan pelajar dan kader NW dari berbagai daerah yang antusias dalam mengikuti rangkaian kegiatan.

Ketua panitia, Siti yuliana, melaporkan jumlah peserta mencapai 233 dan semuanya mengikuti kegiatan. “Alhamdulillah, kami mendapatkan respon luar biasa dari peserta, dengan total sebanyak 233 peserta yang telah mendaftar dan mengikuti kegiatan ini,” ungkapnya.

Dengan mengusung tema “Nahdlatul Wathan dan Indonesia Emas 2045”, seminar ini bertujuan untuk menanamkan semangat kebangsaan dan kesiapan generasi muda dalam menyongsong masa depan Indonesia yang lebih gemilang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya IPNW dalam menciptakan kader-kader bangsa yang memiliki wawasan luas serta kesadaran akan pentingnya peran mereka dalam pembangunan nasional.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber inspiratif, di antaranya Dr. TGH Yusron Azzahidy dan Suryadi Jaya Purnama, ST., M.Si.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Dalam sambutannya, Ketua PD IPNW Lombok Timur, Husain Hawary, menegaskan bahwa seminar ini adalah momentum penting bagi para pelajar NW untuk memperkuat perannya dalam membangun bangsa.

“IPNW harus menjadi motor penggerak bagi kebangkitan generasi muda yang memiliki visi besar untuk Indonesia,” ujarnya.

Dr. TGH Yusron Azzahidy juga menekankan bahwa menuju Indonesia Emas 2045 bukan hanya tentang pembangunan ekonomi dan teknologi, tetapi juga tentang bagaimana generasi muda mampu membangun karakter yang kuat serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Beliau menambahkan bahwa pendidikan karakter berbasis keislaman harus menjadi landasan utama dalam membangun generasi muda yang tangguh dan siap menghadapi tantangan global.

Suryadi Jaya Purnama, sebagai salah satu pemateri, turut memberikan wawasan tentang pentingnya peran pemuda dalam membangun bangsa.

“Pemuda harus memiliki mental yang kuat, inovasi, serta semangat untuk terus belajar agar bisa berkontribusi secara maksimal bagi kemajuan Indonesia”, tegasnya.

Selain sesi pemaparan materi, seminar ini juga menghadirkan sesi diskusi interaktif yang memberikan kesempatan bagi peserta untuk bertanya dan berdiskusi langsung dengan para narasumber.

Baca Juga :  Penguatan TC Berjenjang Dongkrak Kemampuan Kafilah MTQ Lotim, Pelatih Antisipasi Jeda Lomba

Antusiasme peserta terlihat jelas dalam sesi ini, di mana mereka aktif menyampaikan gagasan serta harapan untuk masa depan Nahdlatul Wathan dan Indonesia.

Salah satu peserta, Ahmad Rifqi, mengungkapkan rasa syukurnya bisa mengikuti seminar ini. “Kami mendapatkan banyak ilmu dan motivasi untuk terus berkarya serta berkontribusi bagi bangsa. Semoga acara seperti ini terus diselenggarakan untuk membangun kesadaran generasi muda,” ujarnya.

Acara ini ditutup dengan doa bersama serta harapan agar semangat Pelajar Setia Nahdlatul Wathan, Pelopor Kebangkitan Tanah Air terus berkobar dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa IPNW tetap konsisten dalam mendidik serta membina generasi muda yang siap menghadapi tantangan zaman.

Dengan suksesnya acara ini, diharapkan IPNW terus berkembang dan semakin berkontribusi dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berwawasan luas, serta siap menghadapi tantangan masa depan demi Indonesia yang lebih maju.***

Penulis : Eyok el Abrorii

Editor : El

Berita Terkait

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini
Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri
Penguatan TC Berjenjang Dongkrak Kemampuan Kafilah MTQ Lotim, Pelatih Antisipasi Jeda Lomba
Pemprov NTB Reformasi Pendidikan, Sinkronkan Data hingga Program Magang Jepang
20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan
Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD
Menteri Abdul Mu’ti Letakkan Batu Pertama Gedung Rektorat ITSKes Muhammadiyah Selong
990 Santri Syaikh Zainuddin NW Anjani Ikuti Wisuda Ala Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:17 WITA

Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:47 WITA

Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:57 WITA

Sempat Terkendala Kabut Tebal, Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani Berhasil Dilakukan

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WITA

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:39 WITA

Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak

Berita Terbaru

Seorang guru membagikan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa di salah satu sekolah. (Foto: Lombokini.com/Badan Gizi Nasional).

Opini

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA