BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Melanda Lombok dan Sumbawa Pekan Ini

Senin, 13 Oktober 2025 - 17:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Melanda Lombok dan Sumbawa Pekan Ini. (Foto: Lombokini.com).

BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem Melanda Lombok dan Sumbawa Pekan Ini. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid memprakirakan cuaca di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) selama sepekan ke depan didominasi hujan ringan hingga sedang. Periode prakiraan ini berlaku mulai 13 hingga 19 Oktober 2025.

Dalam rilis resminya, BMKG menyebut hujan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, Lombok Tengah, Sumbawa Barat, Sumbawa, Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.

Baca Juga :  Viral! Video Asusila 4 Remaja di Bawah Umur Meresahkan Warga Tanjung Luar, Pihak Polisi Sedang Menyelidikinya

“Cuaca umumnya cerah berawan hingga hujan sedang, dengan suhu udara berkisar 23 hingga 35 derajat Celsius,” tulis prakirawan BMKG, Annisa Fauziah, Senin (13 Oktober 2025.

BMKG juga melaporkan, pada 13–15 Oktober arah angin permukaan didominasi dari Tenggara ke Selatan, sementara pada 16–19 Oktober beralih dari Tenggara ke Barat Daya. Kecepatan angin maksimum diperkirakan mencapai 35 kilometer per jam.

Baca Juga :  Perkuat Pengamanan KEK Mandalika, Gubernur NTB dan Danjen Kopassus Lepas Konvoi Taktis

Dalam keterangan tambahan, BMKG menjelaskan intensitas hujan ringan berkisar antara 0,1–5 milimeter per jam atau 5–20 milimeter per hari. Sementara hujan sedang berkisar 5–10 milimeter per jam atau 20–50 milimeter per hari.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang dan perubahan cuaca mendadak.

Wilayah perbukitan dan pesisir diminta lebih siaga terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor.***

Penulis : Harry Bahagia

Berita Terkait

Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli
Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
TGB Zainul Majdi Luruskan Nama Pondok dan Organisasi di RDP Kasus Penganiayaan Santri
Kapolda NTB Rotasi 8 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Tindak Lanuti Telegram Kapolri
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Cetak Wirausaha Muda Mandiri, PW Pemuda NW dan BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:32 WITA

Lombok Barat Dikutuk Guru Dane

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru