Wabup Lotim: SDM Unggul Penentu Sukses Kopdes Merah Putih

Senin, 19 Mei 2025 - 14:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Lotim: SDM Unggul Penentu Sukses Kopdes Merah Putih. (Foto: Lombokini.com).

Wabup Lotim: SDM Unggul Penentu Sukses Kopdes Merah Putih. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) penentu utama keberhasilan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Wabup menyampaikan penegasan ini menjelang peluncuran resmi program Kopdes Merah Putih oleh pemerintah pusat pada 12 Juli mendatang.

“SDM berkualitas harus menjadi prioritas agar koperasi ini tidak mati suri di kemudian hari,” tegas Edwin di kantor Bupati, Senin 19 Mei 2025.

Edwin menjelaskan, program ini berperan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat desa. Pemda berkomitmen mempermudah proses perizinan sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

Baca Juga :  Gubernur NTB Resmikan Pasar Rakyat dan Bazar UMKM di Lombok Timur

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan Kelembagaan Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM Lombok Timur, M. Irwan Khair, menyatakan Kopdes Merah Putih merupakan wujud paradigma baru pemerintah yang menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

“Koperasi Desa Merah Putih harus hadir di setiap desa dan kelurahan untuk mendorong ekonomi lokal,” ujar Irwan.

Dia menambahkan, pengembangan Koperasi Desa Merah Putih perlu menyesuaikan potensi sumber daya alam (SDA) dan SDM masing-masing wilayah.

Koperasi ini mencakup berbagai sektor usaha, mulai dari simpan pinjam (konvensional/syariah), pertanian, kesehatan, jasa transportasi, peternakan, hingga budi daya kelautan.

Baca Juga :  4.000 Guru PPPK Lotim Belum Digaji, Forum Desak TMT Segera Diterbitkan

Irwan menekankan, meski sama-sama badan usaha, Kopdes dan BUMDes memiliki karakter berbeda sehingga bisa saling melengkapi tanpa tumpang tindih.

“Jika BUMDes sudah mengelola simpan pinjam, Koperasi Desa sebaiknya mengembangkan bidang lain agar ekonomi desa bergerak lebih komprehensif,” jelasnya.

Dengan peluncuran yang semakin dekat, semua pihak berharap sinergi antara koperasi, pemda, dan masyarakat desa mampu menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi berbasis komunitas. ***

Berita Terkait

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren
Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi
RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan
Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau
Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN
Pengamat: Tingkat Kemiskinan Lombok Timur Capai Target, tapi Kemiskinan Ekstrem Tak Masuk RPJMD
Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan
Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:15 WITA

Hadiri HADI ke-73 NW, Menhut Raja Juli: Tokoh Bangsa Lahir dari Pesantren

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:36 WITA

Hearing Bersama Komisi III DPRD, Pelaku Koperasi Lombok Timur Sampaikan Aspirasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:43 WITA

Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:25 WITA

Pengamat: Tingkat Kemiskinan Lombok Timur Capai Target, tapi Kemiskinan Ekstrem Tak Masuk RPJMD

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:19 WITA

Pemkab Lombok Timur Siapkan Rp 30 Miliar untuk Sembako Ramadan 1447 H, Target 198 Ribu Penerima

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:41 WITA

Inflasi Ramadan 1447 H: Pengamat Minta Eliminasi ‘Mutant Statistics’

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:21 WITA

Warga Duga Korupsi Menu MBG di Lombok Timur, Nilai Jeblok Rp 3000 per Siswa

Berita Terbaru