Wabup Lotim: SDM Unggul Penentu Sukses Kopdes Merah Putih

Senin, 19 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wabup Lotim: SDM Unggul Penentu Sukses Kopdes Merah Putih. (Foto: Lombokini.com).

Wabup Lotim: SDM Unggul Penentu Sukses Kopdes Merah Putih. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menegaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) penentu utama keberhasilan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Wabup menyampaikan penegasan ini menjelang peluncuran resmi program Kopdes Merah Putih oleh pemerintah pusat pada 12 Juli mendatang.

“SDM berkualitas harus menjadi prioritas agar koperasi ini tidak mati suri di kemudian hari,” tegas Edwin di kantor Bupati, Senin 19 Mei 2025.

Edwin menjelaskan, program ini berperan strategis dalam meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan masyarakat desa. Pemda berkomitmen mempermudah proses perizinan sesuai petunjuk teknis yang berlaku.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Sementara itu, Kepala Bidang Pengawasan Kelembagaan Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM Lombok Timur, M. Irwan Khair, menyatakan Kopdes Merah Putih merupakan wujud paradigma baru pemerintah yang menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.

“Koperasi Desa Merah Putih harus hadir di setiap desa dan kelurahan untuk mendorong ekonomi lokal,” ujar Irwan.

Dia menambahkan, pengembangan Koperasi Desa Merah Putih perlu menyesuaikan potensi sumber daya alam (SDA) dan SDM masing-masing wilayah.

Koperasi ini mencakup berbagai sektor usaha, mulai dari simpan pinjam (konvensional/syariah), pertanian, kesehatan, jasa transportasi, peternakan, hingga budi daya kelautan.

Baca Juga :  UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Irwan menekankan, meski sama-sama badan usaha, Kopdes dan BUMDes memiliki karakter berbeda sehingga bisa saling melengkapi tanpa tumpang tindih.

“Jika BUMDes sudah mengelola simpan pinjam, Koperasi Desa sebaiknya mengembangkan bidang lain agar ekonomi desa bergerak lebih komprehensif,” jelasnya.

Dengan peluncuran yang semakin dekat, semua pihak berharap sinergi antara koperasi, pemda, dan masyarakat desa mampu menjadikan Koperasi Desa Merah Putih sebagai penggerak ekonomi berbasis komunitas. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru

Masjid Agung Al-Mujahidin. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Masjid Rp 50 Miliar ‘Mendesak untuk Siapa’?

Rabu, 30 Sep 2026 - 18:58 WITA