Tewas Setelah Hilang Sejam, Penyelam Asal Inggris Ditemukan di Perairan Gili Air

Selasa, 24 Maret 2026 - 16:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah penyelam asal Inggris, Robert Peter Ladd, dari perairan Gili Air, Lombok Utara, Selasa 24 Maret 2026. (Foto: Lombokini.com/Harianto).

Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah penyelam asal Inggris, Robert Peter Ladd, dari perairan Gili Air, Lombok Utara, Selasa 24 Maret 2026. (Foto: Lombokini.com/Harianto).

LOMBOKINI.com – Tim SAR gabungan menemukan penyelam Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris, Robert Peter Ladd, dalam kondisi meninggal dunia di perairan Gili Air, Lombok Utara, Selasa 24 Maret 2026. Tim menemukan korban berusia 46 tahun itu pada pukul 13.20 WITA di kedalaman sekitar 12 meter, tidak jauh dari titik awal penyelaman.

Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal, I Gusti Komang Aryadana, membenarkan penemuan tersebut. Tim langsung mengevakuasi korban ke daratan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Setelah upaya pertolongan pertama kami lakukan secara maksimal, pihak medis menyatakan korban telah meninggal dunia,” ujar Gusti.

Baca Juga :  Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Setibanya di darat, tim medis dari Nusa Medica segera melakukan resusitasi jantung paru pada pukul 13.33 WITA. Namun, nyawa korban tidak berhasil mereka selamatkan.

Peristiwa ini bermula ketika korban melakukan shore dive seorang diri sekitar pukul 11.00 WITA. Ia menyelam dari tepi pantai di perairan Gili Air. Kekhawatiran muncul setelah korban tidak kunjung kembali ke permukaan. Lebih dari satu jam kemudian, warga melaporkan kehilangan tersebut ke tim SAR.

Baca Juga :  Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Dalam operasi pencarian, tim melibatkan Unit Siaga SAR Bangsal, Polairud Polda NTB, TNI, komunitas penyelam, dan warga setempat. Berkat koordinasi lintas instansi, proses pencarian berlangsung cepat dan tim menemukan korban dalam kondisi tidak bernyawa di bawah laut.

Jenazah kemudian tim evakuasi menggunakan perahu milik Manta Dive. Selanjutnya, mereka membawa jenazah ke Dusun Tembobor sebelum meneruskannya ke RS Bhayangkara Mataram.

Dengan ditemukannya korban, tim resmi menutup operasi SAR. Pihak berwenang mengimbau wisatawan agar tetap memperhatikan standar keselamatan saat melakukan aktivitas penyelaman. ***

Penulis : Harianto

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha
Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas
Sempat Terkendala Kabut Tebal, Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani Berhasil Dilakukan
Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani
Ratusan Nelayan Lombok Timur Demo Tuntut Kuota BBM Subsidi
Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya
Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:17 WITA

Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:34 WITA

Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WITA

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:18 WITA

Ratusan Nelayan Lombok Timur Demo Tuntut Kuota BBM Subsidi

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Selasa, 5 Mei 2026 - 07:25 WITA

Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 22:40 WITA

Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Berita Terbaru

Seorang guru membagikan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa di salah satu sekolah. (Foto: Lombokini.com/Badan Gizi Nasional).

Opini

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA