Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Sejumlah warga mendatangi dan memaksa menutup sebuah kafe di kawasan Pantai Lungkak, Desa Ketapang Raya, Kecamatan Keruak, Jumat 7 Agustus 2026 sekitar pukul 16.00 WITA. Dalam aksinya, mereka merusak sejumlah fasilitas karena menilai keberadaan kafe itu telah meresahkan lingkungan sekitar.

Video amatir yang diunggah akun Facebook Ayuu Gayokk memperlihatkan warga tampak kesal sambil meneriakkan kata “Tutup, tutup, tutup!” di lokasi kejadian.

Komentar warganet yang mengaku resah dengan adanya “Inces” atau pemandu karaoke yang diduga kerap diajak keluar oleh pria beristri langsung membanjiri unggahan tersebut.

Baca Juga :  TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Kapolsek Keruak, IPTU Mudie Lestari, menyatakan bahwa pihaknya menutup sementara aktivitas kafe tersebut selama tiga hari ke depan, hingga Senin (10/8). Menurutnya, warga yang murni berinisiatif menutup kafe itu karena merasa tidak nyaman dengan aktivitas di sana.

“Kami tutup sementara sampai hari Senin, hingga ada kesepakatan antara masyarakat dan pedagang. Warga mengajukan sejumlah syarat agar keberadaan kafe tidak menimbulkan keresahan, termasuk menentukan siapa saja yang boleh berjualan di lokasi itu,” ujar IPTU Mudie Lestari.

Baca Juga :  Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Ia menambahkan, pihaknya masih menunggu kesepakatan final serta awik-awik (aturan adat) dari Pemerintah Desa setempat sebagai dasar penetapan aturan ke depan.

Masyarakat berharap permasalahan ini dapat diselesaikan melalui dialog dan langkah-langkah sesuai hukum agar situasi keamanan dan ketertiban di kawasan Pantai Lungkak tetap terjaga. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade
Api Melalap Desa Wisata Adat Sade
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan, Protes Janji Perbaikan yang Diingkari Pemerintah
Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:05 WITA

IKMAN Sumbawa Kumpulkan Rp 32 Juta untuk NTT, Tutup Galang Dana dan Ancam Aksi Jalanan Bila Pemerintah Abai

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:06 WITA

Kisah Pilu Ziadatun Nisa: Bertahan Hidup Jadi Buruh Cuci Demi Sekolah, Beratap Kelas yang Nyaris Roboh

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:06 WITA

Kapolda NTB dan Bupati Lotim Serahkan Santunan kepada Anak Yatim dan Lansia di Kantor Baznas

Selasa, 30 Juni 2026 - 17:53 WITA

PW Pemuda NW NTB Gelar Diskusi dan Bakti Sosial ‘Desa Berdaya’ di Sembalun

Berita Terbaru