SIW Kecam Keras Arogansi Sahroni yang Sebut Rakyat ‘Tolol’

Sabtu, 23 Agustus 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPN SIW, Syamsuddin alias Bung Syam. (Foto: Lombokini.com).

Ketua Umum DPN SIW, Syamsuddin alias Bung Syam. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Sasak Integrity Watch (SIW) mengecam tegas pernyataan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, yang menyebut masyarakat memiliki ‘mental orang tolol’. Ketua Umum DPN SIW, Syamsuddin atau Bung Syam, menilai pernyataan politikus NasDem itu sebagai bentuk keangkuhan yang tidak pantas.

Ia menegaskan bahwa melabeli rakyat sebagai ‘tolol’ merupakan tindakan keterlaluan.

“Tindakan ini menunjukkan puncak arogansi dan membuktikan bahwa ia telah lupa bahwa rakyatlah yang memberinya mandat,” tegas Bung Syam dalam keterangan resminya pada Sabtu 23 Agustus 2025.

Ia menerangkan bahwa seruan ‘Bubarkan DPR’ justru muncul sebagai bentuk kekecewaan rakyat. Masyarakat, menurutnya, muak terhadap berbagai drama politik, kinerja lembaga, serta gaya hidup sejumlah oknum DPR yang tidak mencerminkan aspirasi mereka.

Baca Juga :  Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Oleh karena itu, Bung Syam mengingatkan Sahroni dan seluruh anggota dewan untuk segera introspeksi dan memperbaiki kinerja secara nyata.

“Sudah saatnya mereka bercermin dan bertanya pada diri sendiri, apa yang menyebabkan seruan itu muncul. Jawabannya ada pada kinerja dan sikap mereka selama ini,” sindirnya.

“Rakyat membutuhkan wakil yang rendah hati, yang mendengar, dan yang amanah. Hormati rakyat jika Anda ingin rakyat menghormati Anda. Kekuasaan adalah amanah, jangan salahgunakan untuk merendahkan pemberi amanah,” tambahnya.

Sebelumnya, Ahmad Sahroni merespons gelombang kritik masyarakat yang mendesak pembubaran DPR. Isu ini mencuat di media sosial setelah publik membahas gaji dan tunjangan anggota dewan yang mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Dia menilai desakan tersebut keliru dan menyampaikannya dengan bahasa yang tidak pantas.

Sahroni menyebut yang menyampaikan soal seruan pembubaran itu adalah orang tolol.

“Orang yang cuman mental bilang bubarin DPR, itu adalah orang tolol sedunia,” kata Sahroni usai Kunjungan Kerja (Kunker) di Polda Sumut, Jumat 22 Agustus 2025.

Sahroni menjelaskan bahwa pihaknya tidak anti kritik dan mempersilakan masyarakat jika ingin mencaci mereka. Namun, menurutnya, masyarakat tidak perlu menyampaikan pernyataan yang seenaknya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Kapolri Suyudi Janji Dekatkan Polri dengan Masyarakat
Presiden Prabowo Melantik Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:02 WITA

Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:42 WITA

Mahfud MD: Surat Penyetaraan Ijazah Gibran Tak Sah secara Hukum Administrasi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 22:32 WITA

Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA