RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para petugas RSUD Soedjono Selong mengikuti In House Training (IHT) penguatan SDM, Rabu 25 Februari 2026. Pelatihan fokus pada standar pelayanan, etika, dan disiplin guna tingkatkan mutu layanan. (Foto: Lombokini.com).

Para petugas RSUD Soedjono Selong mengikuti In House Training (IHT) penguatan SDM, Rabu 25 Februari 2026. Pelatihan fokus pada standar pelayanan, etika, dan disiplin guna tingkatkan mutu layanan. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R Soedjono Selong menggelar In House Training (IHT) bagi para petugas pelayanan pada Rabu, 25 Februari 2026. Manajemen rumah sakit mengadakan pelatihan internal ini untuk membenahi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Pelatihan tersebut sebagai bagian dari komitmen memperkuat kompetensi sumber daya manusia. Dengan demikian, mereka ingin memastikan pelayanan yang diberikan semakin profesional, responsif, dan berorientasi pada kepuasan pasien.

Kabag Humas RSUD dr. Raden Soedjono Selong, Muksan Efendi, S. Kep., MM, menyatakan pembenahan pelayanan merupakan keharusan bagi institusi layanan publik. Pasalnya, rumah sakit bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Baca Juga :  Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

“Pelayanan kesehatan bukan hanya soal tindakan medis, tetapi bagaimana sikap, komunikasi, empati, serta kecepatan respons petugas dalam melayani masyarakat. Karena itu, peningkatan kompetensi harus dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Muksan saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat 6 Maret 2026.

Lebih lanjut, Muksan menjelaskan, In House Training ini memfokuskan pada penguatan standar pelayanan, etika komunikasi, peningkatan disiplin kerja, serta pemahaman terhadap prosedur operasional yang berlaku.

Melalui pelatihan internal ini, lanjutnya manajemen berharap seluruh petugas memiliki pemahaman yang sama tentang standar mutu pelayanan.

Menurut Muksan, perubahan dan perbaikan tidak bisa ditunda. Sebab, tantangan pelayanan kesehatan semakin kompleks, sementara harapan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit juga semakin tinggi.

Baca Juga :  Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

“Kami ingin memastikan setiap pasien yang datang merasa dilayani dengan baik, dihargai, dan mendapatkan pelayanan yang cepat serta tepat. Itu sebabnya, pembenahan internal menjadi prioritas,” tambahnya.

Oleh karena itu, melalui kegiatan IHT ini, manajemen rumah sakit berkomitmen menjadikan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) sebagai budaya kerja yang berkelanjutan, bukan sekadar agenda seremonial.

Dengan semangat berbenah dan memperkuat profesionalisme, RSUD Soedjono Selong optimistis mampu memberikan pelayanan kesehatan yang semakin prima dan humanis kepada seluruh lapisan masyarakat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru
BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD
Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Minggu, 12 Juli 2026 - 06:18 WITA

Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:08 WITA

DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Berita Terbaru

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan kepada awak media, Senin 20 Juli 2026 di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Hukrim

KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Senin, 20 Jul 2026 - 17:52 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Dikritik, Roadmap Kebudayaan 2027-2047 Dinilai Sia-sia Tanpa Pembenahan Pegawai. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Minggu, 19 Jul 2026 - 10:53 WITA