Pemkab Lombok Timur Prioritaskan Kualitas Data untuk Percepatan Penurunan Stunting

Selasa, 30 Desember 2025 - 20:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membuka Rakor Stunting yang dihadiri 157 perwakilan lintas sektor di Pendopo Bupati, Selasa 30 Desember 2025, untuk memperkuat strategi penurunan stunting. ,(Foto: Lombokini.com).

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya membuka Rakor Stunting yang dihadiri 157 perwakilan lintas sektor di Pendopo Bupati, Selasa 30 Desember 2025, untuk memperkuat strategi penurunan stunting. ,(Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Stunting Tingkat Kabupaten pada Selasa, 30 Desember 2025. Rakor yang bertema “Sinergi dan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Percepatan Pencegahan dan Penurunan Stunting” ini bertujuan menguatkan strategi menuju generasi sehat 2045.

Sebanyak 157 perwakilan dari berbagai organisasi pemerintah daerah, Forkopimda, organisasi wanita, camat, BAZNAS, BUMD, perbankan, organisasi profesi, tokoh agama dan masyarakat, perguruan tinggi, hingga NGO menghadiri rakornya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen kolaborasi untuk menanggulangi stunting.

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya, selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting, secara resmi membuka pertemuan ini. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya mengelola data dengan tepat.

“Perbedaan data dari sumber seperti SSGI dan e-PPGBM jangan jadi pertentangan. Keduanya benar. Kita harus menyandingkannya, bukan memperdebatkannya,” tegas Edwin Hadiwijaya.

Baca Juga :  Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Ia menjelaskan bahwa data SSGI akan menjadi acuan kebijakan, sementara data e-PPGBM berfungsi sebagai alat pelaksana. Untuk itu, akurasi data menjadi mutlak. Pemerintah Daerah akan menyusun Standar Operasional Prosedur (SOP) pengukuran yang benar, serta memberikan pelatihan bagi sumber daya manusia yang bertugas. Mereka juga akan melakukan rekonsiliasi data dan evaluasi triwulanan agar progres penanganan stunting lebih terukur.

Wakil Bupati juga mengajak semua pihak memanfaatkan rakor ini untuk menyusun perencanaan tahun 2026 yang lebih baik. “Perencanaan yang baik adalah setengah dari keberhasilan. Mari kita optimalkan SDM kita secara lebih efektif dan efisien,” tutupnya.

Baca Juga :  Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Sebelumnya, Kepala Bappeda Kabupaten Lombok Timur H. Moh. Zaidarrohman yang juga Sekretaris TP3S mengingatkan bahwa meski telah meraih banyak penghargaan, Lombok Timur masih memiliki pekerjaan rumah besar di bidang kesehatan. Kabupaten ini masih menempati posisi ke-9 dari 10 Kabupaten/Kota di NTB untuk angka stunting.

Ia berharap rakor ini melahirkan kesepakatan intervensi positif, terutama untuk kantong-kantong stunting di tingkat kecamatan dan desa.

“Melalui rakor ini, kita bangun komitmen bersama. Kolaborasi lintas sektor harus benar-benar terwujud sebagai dasar kebersamaan kita,” harap Zaidar

Setelah pembukaan, rakor dilanjutkan dengan diskusi yang diawali penyampaian materi dari sejumlah narasumber, termasuk Kepala DP3AKB dan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur. ***

Editor : Najamudi Anaji

Berita Terkait

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:23 WITA

Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:17 WITA

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WITA

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA