Protes Jalan Rusak, Warga Desa Bintang Rinjani Tanam Pisang dan Tumpuk Sampah

Jumat, 18 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Protes Jalan Rusak, Warga Bintang Rinjani Tanam Pisang dan Tumpuk Sampah. (Foto: Lombokini.com).

Protes Jalan Rusak, Warga Bintang Rinjani Tanam Pisang dan Tumpuk Sampah. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Warga Desa Bintang Rinjani, Kecamatan Suralaga, Lombok Timur, menanam pohon pisang dan menyegel gerbang kantor desa dengan tumpukan sampah pada Jumat 18 April 2025. Aksi ini mereka lakukan sebagai bentuk protes atas kelalaian pemerintah memperbaiki jalan rusak sepanjang 2 kilometer.

Mereka sengaja menempatkan sampah dan menanam pisang di sepanjang jalan yang berlubang parah. Jalan utama desa itu kini nyaris tidak bisa dilalui kendaraan karena dipenuhi lubang besar dan kerikil. Kondisi ini bahkan kerap menyebabkan kecelakaan.

Baca Juga :  Alumni Unram Pertanyakan Keterlambatan Munas IKA Unram

“Kami sengaja menanam pisang dan meletakkan sampah di depan kantor desa sebagai tanda protes,” ujar seorang warga.

Protes Jalan Rusak, Warga Desa Bintang Rinjani Tanam Pisang dan Tumpuk Sampah
Warga Desa Bintang Rinjani tumpuk sampah di badan Jalan berlubang. (Foto: Lombokini.com).

Seorang warga lain mengungkapkan kepahitannya: “Saya masih teringat sulitnya membawa istri yang hamil tua ke rumah sakit. Jalan ini memperburuk keadaannya, katanya sambil menancapkan pohon pisang di lubang jalan.

Tetua desa menceritakan, jalan tersebut hanya pernah mengalami pengaspalan sekali pada 2012 dengan aspal curah. “Kami membayar pajak, tapi pemerintah mengabaikan kami. Jalan ini berdiri sejak zaman Belanda, hanya sekali diperbaiki!” protesnya.

Baca Juga :  ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
Warga desa Bintang Rinjani menyegel gerbang kantor desa dengan tumpukan sampah.
Warga desa Bintang Rinjani menyegel gerbang kantor desa dengan tumpukan sampah. ( Foto: Lombokini.com).

Kepala Desa Bintang Rinjani, H. Nasrun, mengatakan telah melaporkan masalah ini ke pemerintah daerah. Meski sempat terdapat janji perbaikan di era pemerintahan H. Sukiman dan H. Rumaksi (SUKMA), realisasinya nihil.

“Bupati merespons positif. Kami berharap cepat ada tindakan,” tandasnya. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemilik Lahan Mata Air Ambung dan LSM Garuda akan Demo ke Kantor Bupati dan PDAM Lotim
Alumni Unram Pertanyakan Keterlambatan Munas IKA Unram
ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 20:59 WITA

Pemilik Lahan Mata Air Ambung dan LSM Garuda akan Demo ke Kantor Bupati dan PDAM Lotim

Minggu, 1 November 2026 - 19:48 WITA

Alumni Unram Pertanyakan Keterlambatan Munas IKA Unram

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:33 WITA

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA