PPDB 2024: Siswa Baru Mendaftar di SMP Negeri 1 Selong Beludak Bikin Iri Sekolah Lain

Rabu, 26 Juni 2024 - 16:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan SMP Negri 1 Selong. (sumber: www.lombokini.com)

Tampak depan SMP Negri 1 Selong. (sumber: www.lombokini.com)

PPDB 2024, SMP Negri 1 Selong menjadi incaran orang tua sebagai tempat menyekolahkan anaknya ke jenjang menegah pertama. Padahal, terdapat sekolah lain yang tidak kalah bagusnya di wilayah Selong, Lombok Timur.

LOMBOKini.com – Orang tua murid berbondong-bondong mendaftarkan anak mereka dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2024 di SMP Negeri 1 Selong. Beludaknya mendaftar, berdampak pada sekolah-sekolah lain di Wilayah Selong yang minim siswa baru.

Ada beberapa pertimbangan yang membuat orang tua memilih sekolah tertentu, salah satunya adalah kualitas pendidikan atau keinginan anak mereka.

Seperti SMP Negeri 1 Selong menjadi salah satu sekolah favorit yang diserbu oleh orang tua murid.

Padahal, di wilayah Selong, Kecamatan Selong, Lombok Timur, masih ada sekolah negeri lainnya yang juga berkualitas, seperti SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 3 Selong.

Kedua sekolah tersebut masih kekurangan siswa pada PPDB 2024, dari target 8 rombongan belajar (Rombel). Sementara itu, SMP Negeri 1 Selong melampaui target dengan membuka 11 Rombel.

Baca Juga :  Polres Lombok Timur Raih Predikat A Pelayanan Prima, Nilai Tertinggi se-NTB

Ramainya siswa yang mendaftar di SMP Negeri 1 Selong menimbulkan kecemburuan dari sekolah menengah pertama lainnya di wilayah Selong, seperti SMP Negeri 2 dan SMP Negeri 3 Selong, yang minim peminat.

Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Selong, Zaenudin, mengungkapkan bahwa pada PPDB tahun ini terdaftar sebanyak 472 siswa baru, namun hanya 351 siswa yang diterima.

Ada tiga jalur penerimaan siswa baru yang dibuka oleh SMP Negeri 1 Selong, yaitu berdasarkan zonasi, afirmasi, dan prestasi.

“PPDB tahun ini terdaftar 472 siswa, itupun kami hentikan setelah tiga hari dibuka,” kata Zaenudin kepada media ini pada Rabu, 26 Juni 2024.

Ia juga menjelaskan alasan mengapa orang tua murid memilih mendaftarkan anaknya ke SMP Negeri 1 Selong. Menurut Zaenudin, SMP Negeri 1 Selong masih dianggap sebagai sekolah favorit di mata masyarakat karena nomor satu.

Ia juga menceritakan ada siswa yang menangis di ruangannya karena tidak diterima, bahkan orang tua siswa tersebut menyalahkan pihak sekolah dianggap tidak becus.

Baca Juga :  KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara

“Dari segi proses pembelajaran kita semua sama. Hanya saja, kembali pada pilihan anak dan orang tua,” ujarnya.

Selain itu, prestasi non-akademik SMP Negeri 1 Selong juga menjadi pertimbangan utama bagi orang tua. Kegiatan ekstrakurikuler yang beragam menarik minat siswa untuk bersekolah di sana.

SMP Negeri 1 Selong sering kali meraih juara 1 di tingkat Kabupaten dalam berbagai perlombaan non-akademik, bahkan berhasil mengantarkan siswa mereka mewakili NTB dalam kompetisi Gala Siswa Indonesia di Bogor, Jawa Barat.

SMP Negeri 1 Selong juga meraih juara pertama dalam lomba mini teater yang diadakan oleh guru penggerak di tingkat Kabupaten Lombok Timur. Masih banyak lagi prestasi non-akademik maupun akademik yang diraih oleh sekolah ini.

“Kami selalu berpartisipasi dalam setiap perlombaan. Urusan juara adalah nomor dua,” tutur Zaenudin. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Polres Lombok Timur Raih Predikat A Pelayanan Prima, Nilai Tertinggi se-NTB
Jumlah Penduduk Lombok Timur Tembus 1,47 Juta Jiwa, Pringgabaya dan Masbagik Terpadat
Ribuan Warga Lombok Timur Desak Polres Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati
Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun
Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Bapenda Lombok Timur Luruskan Redaksi SPPT PBB: Rumah Wajib Pajak Tidak Akan Disita
KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 22:42 WITA

Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ

Kamis, 30 Juli 2026 - 21:14 WITA

BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA

Senin, 27 Juli 2026 - 11:27 WITA

DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:37 WITA

Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:42 WITA

Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:25 WITA

Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Senin, 13 Juli 2026 - 17:17 WITA

Kapolda NTB Rotasi 8 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Tindak Lanuti Telegram Kapolri

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:47 WITA

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA

Yuspianal Imtihan. (Foto: Lombokini.com).

Sastra

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 6 Agu 2026 - 05:34 WITA