Ketua PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Penyelewengan Anggaran Darah Rp 150 Juta

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PMI Lombok Barat, Haris Karnain. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Ketua PMI Lombok Barat, Haris Karnain. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

LOMBOKINI.com – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Haris Karnain, membantah tuduhan penyelewengan anggaran darah sebesar Rp 150 juta. Bantahan itu ia sampaikan menyusul adanya laporan dugaan korupsi yang masuk ke Kejaksaan Negeri Mataram.

Haris menjelaskan, sepanjang tahun 2025, PMI Lombok Barat tidak pernah menerima hibah dari pemerintah daerah. Pihaknya juga belum menerima informasi resmi mengenai detail sumber dana yang dilaporkan pelapor.

“PMI mengajak seluruh pihak tetap mengedepankan asas praduga tidak bersalah serta menjaga situasi kondusif sambil menunggu informasi resmi dari pihak berwenang,” ujar Haris di Mataram, Rabu 13 Mei 2026.

Haris menegaskan, PMI Lombok Barat menghormati seluruh proses hukum yang berjalan. Lembaga kemanusiaan itu akan bersikap kooperatif dan memberikan informasi yang dibutuhkan sesuai ketentuan berlaku.

Haris juga memastikan PMI Lombok Barat menjalankan pengelolaan keuangan dan tata kelola kelembagaan secara terbuka, profesional, serta sesuai mekanisme. Saat ini, kantor akuntan publik independen masih melakukan proses audit dan evaluasi keuangan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas organisasi.

Baca Juga :  Sapu Bersih Treasury Award 2026, Polres Lombok Timur Boyong Empat Penghargaan hingga Grand Champion

PMI Lombok Barat akan mengoordinasikan hasil final audit nanti dengan PMI Pusat selaku pembina dan pengarah PMI di seluruh Indonesia. Haris menyebut langkah ini sebagai bagian dari upaya PMI Lombok Barat menjaga tata kelola lembaga yang akuntabel dan memperkuat kepercayaan publik.

“Ini bentuk perhatian, kritik, dan masukan dari masyarakat merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pendewasaan lembaga,” katanya.

“Kami menghormati seluruh proses yang berjalan dan tetap berkomitmen menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan kemanusiaan yang terbuka, profesional, dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Haris menambahkan, PMI Lombok Barat tetap fokus melayani kemanusiaan kepada masyarakat serta terus memperkuat tata kelola lembaga yang transparan. PMI Lombok Barat juga membuka diri bagi siapa pun yang ingin memperoleh informasi layanan atau program kemanusiaan mereka.

PMI NTB Lakukan Pengawasan Internal

Pelaksana Tugas (Plt) PMI Nusa Tenggara Barat, Lalu Doddy Setiawan, menyatakan pihaknya berkomitmen melakukan pengawasan internal sebagai struktur pembinaan dan pengawalan di tubuh PMI Lombok Barat.

Baca Juga :  Ungkap 3 Kg Sabu di Pelabuhan Kayangan, Kapolres Lotim Terima Penghargaan dari Ormas Keris Sasak

“Kami dari provinsi termasuk di UDD PMI Lombok Barat sudah meningkatkan layanan yang baik. Baik pelayanan UDD maupun pelaksanaan donor darah,” kata Doddy.

Doddy memastikan, laporan ke Kejari Mataram mengenai indikasi korupsi itu masih jauh dari kategori korupsi. Sebab, tidak ada kerugian negara dalam operasional Unit Donor Darah (UDD).

“Masih terlalu jauh. Kami sampaikan, pelaksanaan PMI Lombok Barat on the track. Kami juga sudah melakukan audit,” tegasnya.

Menanggapi laporan ini, PMI NTB akan menggelar rapat pleno bersama para pengurus untuk membahas laporan di Kejari Mataram tersebut. Hal itu sesuai dengan prinsip kemandirian organisasi.

“Dalam AD/ART sudah jelas, kepala daerah sebagai pembina. Jadi prinsip kita kemandirian. Meskipun tidak ada hibah, kita tetap bekerja,” ujarnya.

Doddy pun berkomitmen tetap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meskipun tidak mendapat kucuran dana hibah.

“Kita tidak berbicara politik. Kewajiban kepala daerah harus tahu perkembangan di PMI karena dia sebagai pembina,” pungkasnya. ***

Penulis : Hari

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kejari Lombok Timur Dalami Kasus Lima Kades Diduga Gelapkan Dana Desa
Digerebek Warga, Pria Ngamar dengan Istri PMI ini Ngumpet di Bawah Meja Dapur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Sapu Bersih Treasury Award 2026, Polres Lombok Timur Boyong Empat Penghargaan hingga Grand Champion
Ungkap 3 Kg Sabu di Pelabuhan Kayangan, Kapolres Lotim Terima Penghargaan dari Ormas Keris Sasak
Gulung Jaringan Curanmor di Terara, Tim Gabungan Polres Lotim Amankan 3 Pelaku dan 9 Motor
TGB Sesalkan Klaim Kuasa Hukum yang Kaitkan Emas 74 Kg dengan Yayasan Dakwah
KPK Sita Rp 9,06 Miliar dan Tetapkan 3 Tersangka dalam OTT Bupati Lombok Barat

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:39 WITA

Bapenda Lombok Timur Luruskan Redaksi SPPT PBB: Rumah Wajib Pajak Tidak Akan Disita

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WITA

KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur

Senin, 27 Juli 2026 - 12:11 WITA

KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:37 WITA

Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:20 WITA

Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:42 WITA

Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:19 WITA

Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:07 WITA

BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD

Berita Terbaru

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur, H. Haerul Warisin. (Foto: Lombokini.com/Paozan Azima).

Politik

Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ

Senin, 3 Agu 2026 - 22:42 WITA

PT Amman Mineral International Tbk mengoperasikan smelter peleburan bijih tambang di Maluk, Kecamatan Maluk, Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat. (Foto: Lombokini.com/Amman.co.id).

Opini

Beroperasinya Smelter PT. AMMAN: Renegoisasi Royalti 

Jumat, 31 Jul 2026 - 07:46 WITA