Polsek Kayangan Dibakar Massa, Diduga Dipicu Bunuh Diri Warga Akibat Penanganan Kasus

Senin, 17 Maret 2025 - 22:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Kayangan Digeruduk Massa, Diduga Akibat Penanganan Kasus yang Picu Bunuh Diri. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Polsek Kayangan Digeruduk Massa, Diduga Akibat Penanganan Kasus yang Picu Bunuh Diri. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com Mapolsek Kayangan, Lombok Utara, NTB, digeruduk massa pada Senin malam, 17 Maret 2025.

Massa dari Desa Sesait, Kecamatan Kayangan, merusak pagar, memecahkan kaca, dan membakar sejumlah material, termasuk sebuah sepeda motor.

Menuru informasi, kemarahan warga dipicu oleh bunuh diri seorang warga berinisial RW, yang diduga depresi setelah diproses oleh polisi Polsek Kayangan.

RW sebelumnya diperiksa terkait dugaan pencurian telepon genggam milik karyawan Alfamart, yang videonya beredar di media sosial.

“Benar, yang melakukan aksi di Polsek itu warga desa saya,” kata Kepala Desa Kayangan, Susianto pada Senin malam, 17 Maret 2025.

Baca Juga :  I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati Gantikan Hendro Wasisto Pimpin Kejari Lombok Timur

Susianto mengaku tidak mengetahui secara pasti kaitan kematian RW dengan aksi perusakan tersebut. Dia menerima laporan dari kepala dusun tentang bunuh diri RW sekitar 20 menit sebelum berbuka puasa.

Di rumah korban, Susianto melihat orang tua RW marah kepada polisi yang hadir. “Saya mencoba menengahi, tapi belum tahu duduk perkaranya,” ujarnya.

Seorang warga Sesait yang enggan disebut namanya menyatakan, kemarahan warga muncul karena beredar kabar bahwa RW gantung diri akibat depresi.

“Padahal, dia sudah menjelaskan bahwa dia tidak sengaja mengambil HP karyawan Alfamart,” kata warga tersebut.

Meski HP sudah dikembalikan dan masalah selesai, video CCTV masih beredar, dan kasusnya diproses polisi.

Baca Juga :  JPU Beberkan Peran Sekda Lotim Atur Daftar Perusahaan Proyek Chromebook Rp 32 M

“RW mungkin depresi karena ada oknum yang meminta uang untuk menutupi kasus itu,” tambahnya.

Juru bicara Polres Lombok Utara, Made Wiryawan, mengakui peristiwa perusakan tersebut.

“Saya bersama Kapolres masih di TKP,” kata Made saat dihubungi melalui telepon pada Senin malam.

Dia belum memberikan penjelasan rinci tentang penyebab aksi tersebut, tetapi menyebut dugaan sementara terkait penanganan kasus.

Saat ini, sejumlah personel Polres Lombok Utara telah diterjunkan ke TKP, dan kobaran api di depan Mapolsek Kayangan telah berhasil dipadamkan.***

Berita Terkait

Usai Penyidikan, Lima Tersangka Kasus Brigadir Esco Diserahkan ke Kejari Mataram
PT GNE Dihidupkan Kembali, LSM Garuda Desak Audit dan Ganti Manajemen
Polisi Sita Ratusan Botol Miras di Pantai Labuhan Haji
I Gusti Ayu Agung Fitria Chandrawati Gantikan Hendro Wasisto Pimpin Kejari Lombok Timur
LSM Garuda Beberkan Keterlibatan Eks Tim Transisi dalam Skandal Dana Siluman NTB
JPU Beberkan Peran Sekda Lotim Atur Daftar Perusahaan Proyek Chromebook Rp 32 M
Pemilik Gudang Oplos Beras Bulog SPHP hingga 107 Ton Jadi Tersangka
IKADIN Gelar Rakernas ke-40 di NTB, Kawal Implementasi KUHP dan KUHAP Baru

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:41 WITA

Polda NTB Periksa Kesehatan Ratusan Santri dan Warga di Dua Ponpes Lombok Timur

Senin, 12 Januari 2026 - 19:38 WITA

BKKBN Gelar Wisuda ‘S2’ untuk 140 Lansia di Lombok Timur

Senin, 12 Januari 2026 - 17:15 WITA

Puting Beliung di Kuangwai Lombok Timur Rusak 74 Rumah dan Lukai Lima Warga

Senin, 12 Januari 2026 - 06:51 WITA

Pemkab Lombok Timur Tak Merumahkan 1.748 Honorer, Gaji Tetap Berjalan

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:33 WITA

Puting Beliung Hancurkan Rumah di Lombok Timur, Warga Mengungsi

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:57 WITA

ASDP Kayangan Ajukan Tambah Kapal Baru untuk Tingkatkan Layanan

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:56 WITA

Pemkab Lombok Timur Fokus Kembangkan Kawasan Ekas sebagai Pusat Ekonomi Minapolitan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:23 WITA

PT GNE Dihidupkan Kembali, LSM Garuda Desak Audit dan Ganti Manajemen

Berita Terbaru

BKKBN Gelar Wisuda 'S2' untuk 140 Lansia di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin 12 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

Berita

BKKBN Gelar Wisuda ‘S2’ untuk 140 Lansia di Lombok Timur

Senin, 12 Jan 2026 - 19:38 WITA

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin berfoto bersama para PPPK Paruh Waktu usai menyerahkan SK mereka, Rabu 31 Desember 2025. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Pemkab Lombok Timur Tak Merumahkan 1.748 Honorer, Gaji Tetap Berjalan

Senin, 12 Jan 2026 - 06:51 WITA