Pojok NTB dan Mi6 Gelar Mimbar Bebas 100 Hari Iqbal-Dinda, Panggung Bersuara bagi Khalayak

Senin, 26 Mei 2025 - 15:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pojok NTB dan Mi6 Gelar Mimbar Bebas 100 Hari Iqbal-Dinda, Panggung Bersuara bagi Khalayak. (Foto: Lombokini.com/Mi6).

Pojok NTB dan Mi6 Gelar Mimbar Bebas 100 Hari Iqbal-Dinda, Panggung Bersuara bagi Khalayak. (Foto: Lombokini.com/Mi6).

LOMBOKNI.com Pojok NTB bersama Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 akan menggelar Mimbar Bebas 100 Hari kepemimpinan Gubernur H Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Hj Indah Dhamayanti Putri.

Mereka menegaskan, acara ini bukan untuk menjatuhkan, melainkan mengingatkan agar kekuasaan tetap berpijak pada rakyat.

“Seratus hari telah berjalan. Saatnya masyarakat berbicara, apakah janji tinggal kata-kata, atau telah menjadi nyata,” ucap Admin Pojok NTB, M Fihiruddin, di Mataram, Senin 26 Mei 2025.

Presiden Prabowo Subianto melantik pasangan Iqbal-Dinda sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada 20 Februari 2025. Pasangan ini akan mencapai 100 hari memimpin Bumi Gora pada 31 Mei mendatang.

Fihiruddin mengungkapkan, 100 hari pertama menjadi masa evaluasi awal terhadap gaya kepemimpinan dan arah kebijakan Iqbal-Dinda.

Direktur LOGIS NTB ini menekankan, dalam demokrasi partisipatif, masyarakat harus terlibat dalam menyuarakan aspirasi, kritik, dan saran. Pojok NTB dan Mi6 menyediakan Mimbar Bebas sebagai panggung untuk itu.

Baca Juga :  Mi6 Dorong Figur dari Lombok Tengah Selatan Berani Maju di Pilkada 2029

“Jika pemimpin tak mau mendengar suara masyarakat di hari ke-100, maka ia akan tunarungu di hari ke-1000,” tegas Fihir.

Pojok NTB dan Mi6 merencanakan acara ini di Tuwa Kawa Coffee Roastery pada 1 Juni 2025. Mereka juga akan menyiarkan acara ini secara langsung melalui Talenta FM agar publik dapat menyimak secara live.

Fihir menjelaskan, Mimbar Bebas ini terbuka untuk siapa pun, baik yang ingin menyampaikan kritik, apresiasi, maupun pandangan netral.

“Mimbar ini bukan hendak menjatuhkan. Tapi untuk mengingatkan agar Iqbal-Dinda tetap berpijak pada rakyat,” kata Fihir.

Ia mendorong semua pihak memandang Mimbar Bebas sebagai instrumen demokrasi untuk menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan rakyat.

Baca Juga :  Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

“Jangan pernah lupa. Seratus hari sering menjadi barometer awal keseriusan dan arah kebijakan seorang pemimpin,” tandasnya.

Mimbar Bebas ini diharapkan dapat memberikan narasi alternatif, sehingga publik mendapatkan gambaran yang lebih objektif. Respons Iqbal-Dinda terhadap suara masyarakat akan menunjukkan seberapa adaptif dan terbuka mereka terhadap masukan.

“Tidak ada perubahan tanpa keberanian bicara. Kami menyiapkan Mimbar Bebas sebagai ruangnya,” pungkas Fihir.

Sementara itu, Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto (Didu) menambahkan, Mimbar Bebas seharusnya tidak dianggap sebagai ancaman, melainkan cermin sehat bagi pemimpin.

“Seratus hari pertama bukan masa bulan madu, tapi masa masyarakat membuka mata. Jika seorang pemimpin meminta waktu tanpa kritik di awal masa jabatannya, boleh jadi pemimpin itu ingin bekerja tanpa kontrol, bukan bekerja untuk rakyat,” tutup Didu. ***

Berita Terkait

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026
NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal
Bidik Posisi 3 Besar di MTQ XXXI NTB, Lombok Timur Gembleng 54 Kafilah dalam Training Center
Mi6: Oke Wiredarme Hadirkan Warna Baru dalam Bursa Musda Demokrat NTB
NTB Kirim 24.974 Sapi Kurban ke Jabodetabek, Perputaran Uang Tembus Rp 500 M
DPRD NTB Sahkan Raperda Pajak Daerah, Targetkan Tambahan Rp 160 Miliar
TPID NTB Pantau Harga Bahan Pokok Jelang Idul Adha

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:17 WITA

Korsleting Listrik ke Tabung Gas, Rumah Warga Paok Lombok Terbakar usai Salat Iduladha

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:47 WITA

Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:57 WITA

Sempat Terkendala Kabut Tebal, Evakuasi Udara Pendaki Malaysia di Gunung Rinjani Berhasil Dilakukan

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WITA

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:39 WITA

Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak

Berita Terbaru

Seorang guru membagikan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa di salah satu sekolah. (Foto: Lombokini.com/Badan Gizi Nasional).

Opini

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA