Pojok NTB dan Mi6 Gelar Mimbar Bebas 100 Hari Iqbal-Dinda, Panggung Bersuara bagi Khalayak

Senin, 26 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pojok NTB dan Mi6 Gelar Mimbar Bebas 100 Hari Iqbal-Dinda, Panggung Bersuara bagi Khalayak. (Foto: Lombokini.com/Mi6).

Pojok NTB dan Mi6 Gelar Mimbar Bebas 100 Hari Iqbal-Dinda, Panggung Bersuara bagi Khalayak. (Foto: Lombokini.com/Mi6).

LOMBOKNI.com – Pojok NTB bersama Lembaga Kajian Sosial dan Politik Mi6 akan menggelar Mimbar Bebas 100 Hari kepemimpinan Gubernur H Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Hj Indah Dhamayanti Putri.

Mereka menegaskan, acara ini bukan untuk menjatuhkan, melainkan mengingatkan agar kekuasaan tetap berpijak pada rakyat.

“Seratus hari telah berjalan. Saatnya masyarakat berbicara, apakah janji tinggal kata-kata, atau telah menjadi nyata,” ucap Admin Pojok NTB, M Fihiruddin, di Mataram, Senin 26 Mei 2025.

Presiden Prabowo Subianto melantik pasangan Iqbal-Dinda sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB pada 20 Februari 2025. Pasangan ini akan mencapai 100 hari memimpin Bumi Gora pada 31 Mei mendatang.

Fihiruddin mengungkapkan, 100 hari pertama menjadi masa evaluasi awal terhadap gaya kepemimpinan dan arah kebijakan Iqbal-Dinda.

Direktur LOGIS NTB ini menekankan, dalam demokrasi partisipatif, masyarakat harus terlibat dalam menyuarakan aspirasi, kritik, dan saran. Pojok NTB dan Mi6 menyediakan Mimbar Bebas sebagai panggung untuk itu.

Baca Juga :  DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

“Jika pemimpin tak mau mendengar suara masyarakat di hari ke-100, maka ia akan tunarungu di hari ke-1000,” tegas Fihir.

Pojok NTB dan Mi6 merencanakan acara ini di Tuwa Kawa Coffee Roastery pada 1 Juni 2025. Mereka juga akan menyiarkan acara ini secara langsung melalui Talenta FM agar publik dapat menyimak secara live.

Fihir menjelaskan, Mimbar Bebas ini terbuka untuk siapa pun, baik yang ingin menyampaikan kritik, apresiasi, maupun pandangan netral.

“Mimbar ini bukan hendak menjatuhkan. Tapi untuk mengingatkan agar Iqbal-Dinda tetap berpijak pada rakyat,” kata Fihir.

Ia mendorong semua pihak memandang Mimbar Bebas sebagai instrumen demokrasi untuk menjaga keseimbangan antara kekuasaan dan rakyat.

Baca Juga :  DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG

“Jangan pernah lupa. Seratus hari sering menjadi barometer awal keseriusan dan arah kebijakan seorang pemimpin,” tandasnya.

Mimbar Bebas ini diharapkan dapat memberikan narasi alternatif, sehingga publik mendapatkan gambaran yang lebih objektif. Respons Iqbal-Dinda terhadap suara masyarakat akan menunjukkan seberapa adaptif dan terbuka mereka terhadap masukan.

“Tidak ada perubahan tanpa keberanian bicara. Kami menyiapkan Mimbar Bebas sebagai ruangnya,” pungkas Fihir.

Sementara itu, Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto (Didu) menambahkan, Mimbar Bebas seharusnya tidak dianggap sebagai ancaman, melainkan cermin sehat bagi pemimpin.

“Seratus hari pertama bukan masa bulan madu, tapi masa masyarakat membuka mata. Jika seorang pemimpin meminta waktu tanpa kritik di awal masa jabatannya, boleh jadi pemimpin itu ingin bekerja tanpa kontrol, bukan bekerja untuk rakyat,” tutup Didu. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu
TGB Buka Muswil II NWDI Sulbar, Tekankan Empat Pesan Perjuangan
IKADIN NTB Lantik dan Kukuhkan 25 Advokat, Tegaskan Integritas Profesi
Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 11:31 WITA

Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu

Minggu, 27 September 2026 - 21:32 WITA

TGB Buka Muswil II NWDI Sulbar, Tekankan Empat Pesan Perjuangan

Minggu, 27 September 2026 - 13:58 WITA

IKADIN NTB Lantik dan Kukuhkan 25 Advokat, Tegaskan Integritas Profesi

Berita Terbaru