PT Energi Selaparang Targetkan 100 Persen Dapur MBG Lotim Gunakan Air Mineral BPOM, Libatkan Koperasi Merah Putih

Senin, 4 Mei 2026 - 19:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Energi Selaparang. (Foto: Lombokini.com).

PT Energi Selaparang. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Kualitas air minum di dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) Lombok Timur menarik perhatian publik. Karena itu, PT Energi Selaparang menyatakan komitmennya untuk memastikan setiap dapur MBG hanya menggunakan air mineral berstandar BPOM.

Direktur PT Energi Selaparang, Joyo Supeno, mengaku telah duduk bersama seluruh pemangku kepentingan. Ia juga berkoordinasi dengan koordinator MBG Lombok Timur, Dandim, Dinas Kesehatan, dan Pemda Lotim.

“Intinya satu: MBG harus kembali ke ketentuan baku Badan Gizi Nasional (BGN),” ujar Joyo, Senin 4 Mei 2026.

Menurut Joyo, aturan BGN mengharuskan air minum untuk anak sekolah penerima MBG menggunakan air mineral. “Artinya air yang sudah terstandarisasi, higienis, dan lulus uji BPOM. Bukan air isi ulang yang tidak jelas proses dan mutunya,” tegasnya.

Akan tetapi, temuan di lapangan menunjukkan baru 15 persen dapur MBG di Lombok Timur yang menggunakan air mineral kemasan galon. Adapun 85 persen sisanya masih mengandalkan air isi ulang biasa.

Baca Juga :  Brigjen TNI Wawan Setiawan Nilai Pelaksanaan TMMD di Lombok Timur Sangat Baik

“Ini risiko kesehatan. Anak-anak kita yang minum. Tidak boleh ada kompromi,” tambahnya.

Untuk mempercepat peralihan, PT Energi Selaparang menyiapkan skema distribusi berlapis. Pada tahap awal, perusahaan memanfaatkan jaringan agen yang sudah ada.

“Sekarang kami manfaatkan agen untuk masuk ke MBG. Agen kita 75 persen sudah ada di tiap kecamatan. Soal teknis penyaluran, agen yang mengatur. Kami drop sampai agen,” jelasnya.

Ke depan, Joyo berharap Koperasi Merah Putih menjadi mata rantai utama distribusi. “Kami dorong kopdes ikut aktif. Nantinya koperasi jadi penyuplai resmi ke dapur MBG di desa masing-masing. Ini sekaligus pemberdayaan ekonomi lokal,” ujarnya.

Dari sisi pasokan, PT Energi Selaparang menyatakan siap. Perusahaan memproduksi 500-700 galon per hari. Untuk kemasan botol ukuran 360 ml, 800 ml, dan 1000 ml, produksinya mencapai 350 dus per hari. Sementara kemasan cup ukuran kecil mencapai 1.300-1.700 dus per hari.

Baca Juga :  Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik

“Stok aman. Tinggal bagaimana dapur MBG mau beralih ke air yang terjamin. Kami siap kontrak jangka panjang dengan harga kompetitif,” kata Joyo.

Selain itu, Joyo menyebut koordinasi dengan Dandim dan Dinkes Lotim berjalan lancar. TNI dan Dinkes sepakat menjadikan aspek keamanan pangan di MBG sebagai prioritas. Pemda Lotim juga mendorong penggunaan produk lokal yang sudah berizin.

Berkat jaringan 75% agen di kecamatan dan rencana pelibatan Koperasi Merah Putih, PT Energi Selaparang optimistis target 100% dapur MBG Lotim beralih ke air mineral ber-BPOM dapat tercapai dalam waktu dekat.

“Kalau semua dapur MBG pakai air mineral BPOM, kita tidak hanya jaga kesehatan anak, tapi juga gerakkan ekonomi daerah. Agen hidup, koperasi jalan, UMKM distribusi dapat bagian,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi
Haerul Warisin Tekankan Legalitas Lahan demi Pastikan Tanah Ulayat Tercatat dengan Baik
Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026
20 Persen Dana BOSP 2026 Boleh untuk Gaji Honorer, Lombok Timur Segera Terapkan
Brigjen TNI Wawan Setiawan Nilai Pelaksanaan TMMD di Lombok Timur Sangat Baik
Ini Besaran Harga Sapi Kurban Presiden Prabowo di Lombok Timur
Dandim 1615 Lotim Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan
87 Kepala Desa Purna Tugas di Lombok Timur Terima JHT Rp 844 Juta

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Senin, 4 Mei 2026 - 23:30 WITA

Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:12 WITA

Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:31 WITA

Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas

Senin, 27 April 2026 - 16:40 WITA

Prabowo Lantik Enam Pejabat, dari Aktivis Buruh hingga Penasihat Khusus

Senin, 20 April 2026 - 11:37 WITA

Pengamat Sebut Demokrasi Indonesia di Bawah Prabowo Masih ‘Belum Sempurna’ Versi EIU

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:07 WITA

Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:50 WITA

Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Berita Terbaru

Sekda Lombok Timur membacakan amanat Menteri Komdigi pada upacara Harkitnas ke-118 di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu 20 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/PKP Setda Lotim).

Lombok Timur

Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:20 WITA

Ratusan nelayan Lombok Timur mendemo SPBN Tanjung Luar, Selasa 19 Mei 2026, menuntut Pertamina memenuhi kuota BBM subsidi yang kosong. (Foto: Lombokini.com/Andy).

Peristiwa

Ratusan Nelayan Lombok Timur Demo Tuntut Kuota BBM Subsidi

Selasa, 19 Mei 2026 - 20:18 WITA

Delegasi Indonesia, Madagaskar, Nepal, Kenya, dan Jerman berpose bersama usai mengikuti forum energi terbarukan di Mataram, Selasa 19 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/Diskominfotik).

Lingkungan

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:29 WITA