Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi

Senin, 9 Maret 2026 - 15:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi. (Foto: Lombokini.com/Ilustrasi).

Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi. (Foto: Lombokini.com/Ilustrasi).

LOMBOKINI.com – Seorang oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) berinisial IM di Kecamatan Sakra Barat (Sakbar), Lombok Timur, diduga menguasai paksa kartu ATM milik puluhan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan mengintimidasi mereka saat pencairan dana bantuan sosial. IM juga berperan sebagai agen BRILink.

IM diduga menyimpan kartu ATM milik sejumlah KPM, sementara para penerima hanya memegang buku tabungan tanpa bisa mengakses rekening secara langsung. “Selama ini kami tidak pernah pegang ATM. Yang kami pegang hanya buku tabungan,” ungkap sejumlah KPM yang meminta identitasnya dirahasiakan, Senin (9/3/2026).

Baca Juga :  Kemiskinan Lombok Timur Turun Signifikan, Capai Target RPJMD 2025-2029

Modus operandi IM mulai terendus saat para KPM mencoba mengecek saldo bantuan melalui agen BRILink lain menjelang jadwal pencairan. IM memaksa mereka menarik dana hanya melalui agen miliknya. Jika menolak, bantuan tidak bisa dicairkan.

Tak hanya menguasai ATM, IM juga kerap mengintimidasi KPM. Ia mengancam akan mencoret mereka dari daftar penerima bantuan jika terlambat melakukan penarikan. “Kalau terlambat ditarik, dia bilang uangnya sudah kembali ke pusat atau sudah ditarik pemerintah,” ujar salah satu sumber.

Lebih jauh, oknum tersebut diduga memanfaatkan aksesnya terhadap bantuan PKH untuk kepentingan politik pribadi. Sejumlah KPM mengaku mendapat tekanan agar mengikuti pilihan politik tertentu. IM kembali mengancam akan mencoret mereka jika membangkang.

Baca Juga :  Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Kasus ini mengingatkan publik pada dugaan penyimpangan serupa di Desa Pringgasela Selatan pada 2025. Saat itu, terungkap bahwa selama delapan tahun sejumlah KPM tidak pernah memegang kartu ATM maupun menerima bantuan secara langsung. Kejaksaan Negeri Lombok Timur kini menangani kasus tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, Koordinator Lapangan PKH Lombok Timur maupun Koordinator Kecamatan PKH Sakra Barat belum memberikan keterangan resmi. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
Warga Aikmel Timur Hajar Pencuri Motor, Polisi Tembak Gas Air Mata
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:40 WITA

Prabowo Lantik Enam Pejabat, dari Aktivis Buruh hingga Penasihat Khusus

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:07 WITA

Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:50 WITA

Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:15 WITA

Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:45 WITA

Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo di Istana: ‘Jadi Presiden Itu Berat’

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:22 WITA

Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Jelang Lebaran

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:33 WITA

Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:30 WITA

Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Ditingkatkan Jadi Tiga Bulan

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA