Pilkada 2029, Generasi Muda Ditunggu, Elite Lama Diminta Legowo

Sabtu, 11 April 2026 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bambang Mei Finarwanto alias Didu. (Foto: Lombokini.com).

Bambang Mei Finarwanto alias Didu. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Direktur Mi6 Bambang Mei Finarwanto mendorong kader muda agar berani maju sebagai kandidat kepala daerah pada Pilkada 2029. Ia menyebut hal itu sebagai kebutuhan mendesak untuk menjaga demokrasi yang sehat dan adaptif.

“Membuka ruang luas bagi kader muda menjadi prasyarat utama lahirnya demokrasi yang hidup, adaptif, dan berkelanjutan,” ujarnya di Mataram, Sabtu 11 April 2026.

Analis politik NTB yang akrab disapa Didu itu menegaskan, tanpa keberanian memberi panggung kepada generasi baru, NTB hanya akan mengulang pola lama yang stagnan. Kekuasaan akan berputar pada figur yang sama sementara tantangan zaman terus berubah.

“Regenerasi bukan sekadar pergantian usia, tetapi pembaruan cara pandang, energi, dan keberanian menghadirkan solusi relevan bagi masa depan daerah,” tandas Didu.

Mantan Eksekutif Daerah WALHI NTB itu mengungkapkan, tantangan pembangunan daerah semakin kompleks dan tuntutan masyarakat kian tinggi. Karena itu, kebutuhan akan kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan berintegritas semakin mendesak.

Didu melihat stagnasi dalam kontestasi politik lokal. Figur-figur yang sama terus mendominasi panggung Pilkada dari periode ke periode. Kondisi ini, menurutnya, tidak hanya menghambat gagasan baru tetapi juga menurunkan kualitas kompetisi politik.

Baca Juga :  Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif

“Jika ruang kontestasi hanya diisi aktor yang sama, maka yang terjadi bukan kompetisi gagasan, melainkan sekadar pengulangan pola. Demokrasi kehilangan daya dorong sebagai mekanisme perubahan,” tegas Didu.

Ia menjelaskan, kader muda memiliki keunggulan relevan dengan kebutuhan zaman: adaptif terhadap teknologi dan informasi, serta memiliki perspektif terbuka terhadap inovasi kebijakan publik. Generasi muda juga lebih dekat dengan kelompok demografis produktif yang mendominasi struktur penduduk NTB.

Namun, Didu mengakui jalan bagi kader muda tidak mudah. Hambatan utama terletak pada mekanisme rekrutmen politik internal partai yang pragmatis. Partai lebih memilih kandidat populer ketimbang memberi kesempatan kepada kader muda.

“Partai politik sering terjebak logika jangka pendek. Padahal, jika ingin menjaga keberlanjutan organisasi dan demokrasi, mereka harus berani berinvestasi pada kaderisasi,” ujarnya.

Didu juga meminta para tokoh senior bersikap legowo. Ia menekankan, regenerasi kepemimpinan adalah proses alami yang perlu didukung, bukan dihambat.

“Sudah saatnya para senior mengambil peran sebagai pembimbing. Memberi ruang, membuka akses jaringan, serta mentransfer pengalaman. Ini bukan soal kehilangan panggung, tetapi tentang memastikan kesinambungan kepemimpinan,” katanya.

Baca Juga :  TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat

Dinasti Politik Jadi Tantangan

Didu mengkritisi praktik dinasti politik yang masih kuat di sejumlah daerah. Fenomena itu mempersempit ruang kompetisi bagi kader muda. Ketika akses kekuasaan hanya berputar di lingkar keluarga tertentu, prinsip meritokrasi sulit terwujud.

“Dinasti politik harusnya mendistribusikan peluang. Jika sejak awal tidak setara, maka hasil akhir sulit mencerminkan kualitas terbaik,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pilkada 2029 harus menjadi titik balik untuk mengurangi dominasi dinasti politik melalui reformasi internal partai, peningkatan literasi politik masyarakat, dan penguatan regulasi.

Didu juga menyoroti pentingnya pendekatan representasi dalam pasangan calon, terutama mencerminkan keberagaman sosial di NTB. Hal itu penting untuk menjaga kohesi sosial dan membangun legitimasi politik.

“Jika kita ingin demokrasi daerah lebih berkualitas, maka kita harus berani berubah. Memberi ruang bagi kader muda sebuah keharusan. Tanpa itu, kita hanya akan terjebak dalam siklus lama yang tidak membawa kemajuan berarti,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
Kejanggalan Pengelolaan APBD NTB 2025, Empat Anggota DPRD Desak BPK Gelar Audit Investigatif
Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ
DPD PDIP NTB Peringati 30 Tahun Kudatuli, Refleksi Perjuangan Demokrasi
Rumah Aspirasi Lombok Timur Diresmikan, Rachmat Hidayat: Kawal Keluhan Warga hingga Tuntas
PDIP Lombok Tengah Gelar Donor Darah dan Pengobatan Gratis Peringati Bulan Bung Karno
Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:02 WITA

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:19 WITA

Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:26 WITA

Laskar Sasak Kecam Dugaan Intimidasi Oknum DPD RI saat Mediasi Warga Lombok di Bali

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:06 WITA

Kisah Pilu Ziadatun Nisa: Bertahan Hidup Jadi Buruh Cuci Demi Sekolah, Beratap Kelas yang Nyaris Roboh

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:16 WITA

Pemkab Lombok Timur Tutup Permanen Warung di Pantai Lungkak

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:06 WITA

Kapolda NTB dan Bupati Lotim Serahkan Santunan kepada Anak Yatim dan Lansia di Kantor Baznas

Berita Terbaru

Dr. TGKH. Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com)

Nasional

TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Jumat, 21 Agu 2026 - 16:02 WITA

Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Lombok Timur

Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek

Kamis, 20 Agu 2026 - 15:48 WITA