Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda Lombok Timur membacakan amanat Menteri Komdigi pada upacara Harkitnas ke-118 di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu 20 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/PKP Setda Lotim).

Sekda Lombok Timur membacakan amanat Menteri Komdigi pada upacara Harkitnas ke-118 di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Rabu 20 Mei 2026. (Foto: Lombokini.com/PKP Setda Lotim).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 pada Rabu 20 Mei 2026 di halaman Kantor Bupati. Sekretaris Daerah Muhammad Juaini Taofik bertindak sebagai inspektur upacara.

Sekda membacakan amanat Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Viada Hafid, dengan tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Menteri mengajak seluruh elemen bangsa melindungi generasi muda dan bergerak mandiri tanpa bergantung pada pihak luar.

Baca Juga :  Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Presiden Prabowo Subianto mengimplementasikan visi kemandirian melalui program strategis nasional, seperti makan bergizi gratis, pemerataan pendidikan, dan kesehatan.

Pemerintah juga memperkuat ekonomi desa lewat program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang menyediakan akses pupuk, modal, distribusi hasil panen, dan sembako murah.

Baca Juga :  Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan

Di ranah digital, pemerintah memberlakukan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 (PP TUNAS) mulai 28 Maret 2026. Aturan ini menunda akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi melindungi tumbuh kembang mereka.

Upacara tersebut diikuti oleh perangkat daerah, Forkopimda, ASN, dan para pelajar. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bapenda Lotim Genjot Dua Sektor Pajak Daerah yang Belum Tergarap Maksimal
Sukses Digelar, Bupati Lombok Timur Dorong Festival Peresean Kembang Kuning Diadakan 4 Kali Setahun
Tiga Pemenang Sayembara Desain Gedung MICE Lombok Timur Diumumkan, Hadiah Total Rp 325 Juta
Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026
Gelar Rotasi Pejabat, Bupati Haerul Warisin Tegaskan Demi Kemajuan Lombok Timur
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG
Gaya Unik Kontingen Lotim di MTQ NTB: Dilepas Bupati, Konvoi Vespa Jadul Siap Curi Perhatian di Praya
Potensi Retribusi Sampah Dapur MBG di Lombok Timur Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:05 WITA

NTB Kirim 24.974 Sapi Kurban ke Jabodetabek, Perputaran Uang Tembus Rp 500 M

Senin, 18 Mei 2026 - 14:42 WITA

Menjelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Sidak Distributor dan Gelar Pasar Murah

Kamis, 7 Mei 2026 - 09:57 WITA

Percepatan Swasembada Pangan: Inpres Prabowo Subianto 

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Senin, 4 Mei 2026 - 16:14 WITA

Haroen: Potensi BBNKB di Samsat Selong Capai Rp 41 Miliar per Tahun

Berita Terbaru

Stok Pertalite Tersedia, Pertamina Siaga Penuhi Kebutuhan di Seluruh Wilayah. (Foto: Tamrin/Lombokini.com).

Nasional

Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:25 WITA

Sayangnya, lompatan teknologi dalam 200 tahun terakhir telah membalikkan hierarki tersebut. Alat yang awalnya diciptakan untuk membantu manusia, kini berbalik mengendalikan sang penciptanya sendiri.

Pendidikan

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Jun 2026 - 22:06 WITA

Fenomena ini diperparah oleh dominasi masyarakat platform digital yang dikontrol oleh kepentingan profit industri, sehingga mengikis naluri organik dan kedaulatan berpikir manusia demi mengejar kecepatan serta validasi semu.

Pendidikan

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Jumat, 12 Jun 2026 - 15:00 WITA