Aktivis Lotim Suarakan Mosi Tidak Percaya terhadap Pemerintahan Iron-Edwin

Selasa, 27 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua HMI MPO Cabang Lombok Timur, Agamawan Salam. (Foto: Lombokini.com).

Ketua HMI MPO Cabang Lombok Timur, Agamawan Salam. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Sejumlah elemen pergerakan dan organisasi mahasiswa di Lombok Timur menggalang mosi tidak percaya dan menyuarakan wacana pemakzulan terhadap Pemerintah Kabupaten pimpinan Bupati Haerul Warisin dan Wakil Bupati Moh. Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin).

Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Lombok Timur mencuat sebagai pihak yang paling vokal mengkritik kinerja pemerintahan.

Organisasi berlambang Hijau Hitam itu menilai pemerintah gagal merealisasikan visi Lombok Timur Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan (SMART).

Baca Juga :  Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Ketua HMI MPO Cabang Lombok Timur, Agamawan Salam, menegaskan penilaiannya berdasar kondisi riil di lapangan.

“Kami menyuarakan mosi tidak percaya dan pemakzulan dengan melihat realita di lapangan. Pemerintahan Lotim SMART gagal memberikan kesejahteraan sesuai janji politiknya,” tegasnya di Selong, Selasa 27 Januari 2026.

Ia menyatakan momen satu tahun kepemimpinan tepat untuk mengevaluasi dan menyuarakan kritik secara luas.

“Momen satu tahun kepemimpinan Lotim SMART sangat tepat untuk disuarakan melalui gerakan turun ke jalan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Agamawan juga mengajak seluruh elemen pergerakan dan masyarakat sipil di Lombok Timur untuk bersama-sama menyuarakan tuntutan ini.

Menurutnya, hal ini akan membuat publik lebih menyadari dinamika politik dan kinerja pemerintahan setempat.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak eksekutif (Pemkab Lotim) maupun legislatif (DPRD Lotim) belum menanggapi munculnya wacana mosi tidak percaya dan pemakzulan tersebut. ***

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Jumat, 25 September 2026 - 22:52 WITA

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Berita Terbaru

Calon Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Syamsuddin, S.Sos, S.H, M.H., atau Bung Syam.  (Foto: Lombokini.com).

Berita

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WITA

Warga rentan, petani, dan pelaku usaha kecil menanggung beban kenaikan PKB dan PBBKB melalui Perda NTB No. 3/2026. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Gubernur Visioner atau Sekadar Penagih Pajak?

Senin, 5 Okt 2026 - 19:09 WITA

Pembalap dan kru MotoGP Indonesia 2026 tiba di Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Lombok, Senin (5/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Olahraga

MotoGP Indonesia 2026: Pebalap dan Kru Mulai Tiba di Lombok

Senin, 5 Okt 2026 - 15:35 WITA