Pemkab Lotim Ambil Alih Dermaga Labuhan Haji, Siap Dibuka untuk Investor Baru

Senin, 12 Januari 2026 - 18:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin (tengah) mengecek kondisi Dermaga Labuhan Haji yang dipenuhi kapal-kapal rusak, Senin 12 Januari 2026. Ia didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan dan Kalaksa BPBD Lotim. (Foto: Lombokini.com).

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin (tengah) mengecek kondisi Dermaga Labuhan Haji yang dipenuhi kapal-kapal rusak, Senin 12 Januari 2026. Ia didampingi oleh Kepala Dinas Perhubungan dan Kalaksa BPBD Lotim. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Setelah memenangkan sengketa hukum, Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Lombok Timur (Lotim) mengambil alih pengelolaan Dermaga Labuhan Haji dari PT Natura Samudra Lestari (NSL). Kemenangan ini menjadi modal bagi pemkab untuk mengajak investor baru mengembangkan aset strategis tersebut.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menegaskan hal itu saat meninjau lokasi dermaga pada Senin 12 Januari 2026. Ia berjanji segera mengoordinasikan upaya penyelesaian dengan seluruh pihak terkait.

“Dalam waktu dekat saya akan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pengadilan, kapolres, dan instansi lain,” ujarnya.

Baca Juga :  TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat

Ia menyatakan kesiapannya menghidupkan kembali dermaga dengan menggandeng investor yang serius. Warisin mempromosikan kelengkapan fasilitas dermaga, mulai dari gedung perkantoran, gudang, hingga sarana pendukung.

“Kami menunggu investor yang mau memanfaatkan aset bagus ini. Jika perlu membangun fasilitas tambahan, kami siap mendukung. Yang penting mereka serius mengelola dermaga ini,” tegasnya.

Di sisi lain, Kepala Bagian Hukum Setdakab Lotim, Biawansyah Putra, memaparkan bahwa kemenangan ini didapat setelah melalui proses kasasi hingga Peninjauan Kembali (PK). Pemkab sebelumnya sempat kalah di tingkat pertama dan banding.

Baca Juga :  Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB

“Proses PK-lah yang mengukuhkan kemenangan Lotim,” jelas Biawansyah.

Dengan status hukum yang telah inkrah, pemkab kini memiliki dasar kuat untuk menguasai aset. Biawansyah juga menyebut pihaknya telah berulang kali meminta PT NSL mengosongkan alat-alatnya dari lokasi dermaga.

“Kami sudah meminta mereka membongkar dan mengambil semua peralatan sejak dinyatakan kalah,” tandasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

KPK Geledah Rumah Kontraktor di Selong Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Sapu Bersih Treasury Award 2026, Polres Lombok Timur Boyong Empat Penghargaan hingga Grand Champion
Ungkap 3 Kg Sabu di Pelabuhan Kayangan, Kapolres Lotim Terima Penghargaan dari Ormas Keris Sasak
Gulung Jaringan Curanmor di Terara, Tim Gabungan Polres Lotim Amankan 3 Pelaku dan 9 Motor
TGB Sesalkan Klaim Kuasa Hukum yang Kaitkan Emas 74 Kg dengan Yayasan Dakwah
KPK Sita Rp 9,06 Miliar dan Tetapkan 3 Tersangka dalam OTT Bupati Lombok Barat
KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang
Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:32 WITA

Lombok Barat Dikutuk Guru Dane

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru