Dinilai Tidak Kompeten, HMI MPO Lombok Timur Demo Tuntut Copot PLT Dirut PDAM

Selasa, 22 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. M. Juani Taofik, menemui massa aksi Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Lombok Timur di halaman Kantor Bupati Lotim. (Foto: Lombokini.com).

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. M. Juani Taofik, menemui massa aksi Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Lombok Timur di halaman Kantor Bupati Lotim. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Majelis Penyelamat Organisasi (MPO) Cabang Lombok Timur menggelar unjuk rasa di depan Kantor Bupati Lombok Timur, Selasa 22 April 2025. Mereka menuntut Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin alias H. Iron, mencopot Pelaksana Tugas Sementara (PLT) Direktur PDAM.

Koordinator aksi, Sukur, menegaskan PLT Direktur PDAM tidak memiliki kompetensi mengelola Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM).

“PLT Dirut ini seharusnya lebih kompeten di bidang kesehatan, bukan PDAM. Bagaimana mungkin pemerintah memberi apresiasi pada kinerjanya?” tegas Sukur.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Para demonstran menyoroti ketidakmampuan PLT Dirut PDAM mengoptimalkan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Pantai Selatan. Padahal, proyek tersebut sudah selesai dan diserahkan ke PDAM.

“SPAM Pantai Selatan sudah selesai, tetapi banyak warga di wilayah selatan belum menikmati air bersih,” sebut Sukur.

PLT Direktur PDAM Lombok Timur, Sofyan Hakim, membantah tudingan tersebut. Ia mengklaim SPAM Pantai Selatan sudah beroperasi meski masih ada kendala. “SPAM sudah berjalan, meski masih ada beberapa masalah,” ujarnya via telepon.

Sofyan juga menyikapi tuntutan mahasiswa dengan santai. “Silakan saja mahasiswa demo dan minta saya mundur. Saya juga tidak butuh jabatan,” katanya.

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Sekretaris Daerah Lombok Timur, H. M. Juani Taofik, menemui massa aksi dan menjelaskan SPAM Pantai Selatan masih dalam tahap uji coba.

“Kami masih menguji efektivitas penyediaan air minum. Kapasitas air dari SPAM memang masih kurang,” jelasnya.

Ia berjanji menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada Bupati. “Tidak ada yang sempurna, termasuk PLT. Kami akan sampaikan aspirasi adik-adik mahasiswa ini ke Pak Bupati,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Berita Terbaru