BEM Universitas Hamzanwadi Gelar Nobar Film ‘Pesta Babi’, 600 Mahasiswa dan Masyarakat Antusias

Minggu, 17 Mei 2026 - 02:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nobar film dokumenter 'Pesta Babi, Kolonialisme di Zaman Kita karya Dandhy Laksono dan Cypri Dale, Sabtu 16 Mei 2026 malam, di halaman Kampus I Universitas Hamzanwadi. (Foto: Lombokini.com/Eyok).

Nobar film dokumenter 'Pesta Babi, Kolonialisme di Zaman Kita karya Dandhy Laksono dan Cypri Dale, Sabtu 16 Mei 2026 malam, di halaman Kampus I Universitas Hamzanwadi. (Foto: Lombokini.com/Eyok).

LOMBOKINI.com – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Hamzanwadi menggelar nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi, Kolonialisme di Zaman Kita karya Dandhy Laksono dan Cypri Dale, Sabtu 16 Mei 2026 malam, di halaman Kampus I.

Nobar tersebut berlangsung meriah dan berhasil mengumpulkan sekitar 600 mahasiswa serta masyarakat umum dari berbagai daerah, mulai dari Lombok Timur hingga Mataram.

BEM dan kelompok mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia juga menyelenggarakan nobar serta diskusi publik untuk film yang sama. Agenda nasional ini menyoroti isu-isu krusial, seperti krisis ekologis, konflik agraria, dan perlindungan hak masyarakat adat di Papua.

Dalam menyelenggarakan kegiatan ini, BEM Universitas Hamzanwadi berkolaborasi dengan FMN DPC Lombok Timur, sejumlah BEM fakultas, dan Komunitas Tulissenja.

Baca Juga :  GIGI, Bams, dan John Paul Ivan Siap Hibur Ribuan Penonton di Puncak Festival Muharram Lombok Timur

Para peserta menunjukkan antusiasme sejak awal acara hingga sesi diskusi penutup yang berlangsung interaktif.

Ketua BEM Universitas Hamzanwadi, Ahmad Hasby Rosyid, menyatakan bahwa nobar ini bertujuan membuka ruang dialog kritis bagi mahasiswa dan masyarakat mengenai isu-isu sosial dalam film dokumenter tersebut.

“Film dokumenter bukan hanya tontonan, tetapi juga media refleksi sosial. Melalui nobar ini, kami ingin menghadirkan ruang belajar bersama agar mahasiswa lebih peka terhadap realitas masyarakat dan berani berdiskusi secara terbuka,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia juga menegaskan bahwa kolaborasi lintas organisasi menjadi kekuatan utama dalam menyukseskan acara tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan FMN DPC Lotim, BEM fakultas, dan Komunitas Tulissenja. Semangat ini menunjukkan bahwa mahasiswa mampu menghadirkan kegiatan edukatif yang positif dan inklusif,” tambahnya.

Baca Juga :  Keseruan Penutupan Festival Muharram: Dari Request Lagu Dangdut hingga Aksi Bams Ajak Bupati Lotim Menemani Bernyanyi di Atas Panggung

Setelah pemutaran film, panitia melanjutkan kegiatan dengan sesi diskusi. Akademisi kampus dan aktivis FMN memantik diskusi tersebut. Mereka membahas berbagai persoalan sosial yang muncul dalam film, mulai dari dinamika masyarakat, kritik sosial, permasalahan politik, hingga pentingnya kesadaran kolektif di kalangan generasi muda.

Ratusan peserta mengikuti nobar dengan kondusif, aman, dan penuh antusiasme. Selain menjadi ruang hiburan edukatif, panitia juga menjadikan nobar tersebut sebagai ajang silaturahmi dan penguatan budaya diskusi di lingkungan mahasiswa dan masyarakat umum.

Panitia berharap kegiatan serupa terus berlangsung sebagai wadah literasi kritis dan ruang tukar gagasan bagi generasi muda di Lombok Timur. ***

Penulis : Eyok

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Keseruan Penutupan Festival Muharram: Dari Request Lagu Dangdut hingga Aksi Bams Ajak Bupati Lotim Menemani Bernyanyi di Atas Panggung
Festival Muharam Lombok Timur Ditutup, Puluhan Ribu Warga Padati Lapangan Porda Selong
Dinkes Lotim Siagakan 11 Ambulans dan 33 Tenaga Medis di Puncak Festival Muharram
GIGI, Bams, dan John Paul Ivan Siap Hibur Ribuan Penonton di Puncak Festival Muharram Lombok Timur
Ikuti Lomba Festival Gebyar 2026 Hadrah Al-Habsyi, Ini Cara Daftarnya
Menyingkap Ruang Bawah Tanah: Borka dan Transformasi Teater Lho Indonesia di FTI 2025
Kake Ashwan Luncurkan ‘Pulanglah’, Single Perdana yang Menyentuh Hati Perantau
LASQI Lombok Timur Dikukuhkan, Didorong Berinovasi untuk Dakwah Generasi Z

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 12:05 WITA

Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja

Senin, 22 Juni 2026 - 16:48 WITA

Bupati Lombok Timur Resmikan Medica Clinic Sembalun, Layani Wisatawan dan Masyarakat

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:03 WITA

Cek Gula Darah hingga Kolesterol, Dinkes Lotim Buka Layanan Gratis bagi Pengunjung Festival Muharram

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43 WITA

Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:17 WITA

DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:29 WITA

Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Kamis, 28 Mei 2026 - 09:35 WITA

Tunggu Regulasi dan Dropping Alat Kemenkes, Peresmian Labkesmas Lombok Timur Tertunda

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:09 WITA

Kawal Fisik dan Mental Kafilah MTQ Lombok Timur, Tim Medis Antisipasi Stres dan Masalah Lambung

Berita Terbaru

Mantan Sekda NTB, Lalu Gita Ariadi. (Foto: Asman).

Hukrim

Kejati NTB Periksa Lalu Gita Terkait Kasus Motocross 2023

Kamis, 2 Jul 2026 - 18:21 WITA