Pemkab Lombok Timur dan Kodam IX/Udayana Pasang Jembatan Bailey, Akses Perigi-Bukit Jeringo Kembali Pulih

Minggu, 4 Januari 2026 - 18:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Lombk Timur dan Kodam IX/Udayana Pasang Jembatan Bailey Pulihkan Akses di Suela. (Foto:

Pemkab Lombk Timur dan Kodam IX/Udayana Pasang Jembatan Bailey Pulihkan Akses di Suela. (Foto:

LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur bersama Kodam IX/Udayana mulai memasang Jembatan Bailey di Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, pada Ahad (4/1/2026). Pemasangan jembatan darurat ini mengatasi keterputusan akses transportasi bagi warga Desa Puncak Jeringo dan Desa Perigi. Banjir hidrometeorologi yang melanda kawasan itu pada November 2025 lalu telah merusak akses jalan penghubung.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM. Juaini Taofik, memantau langsung proses pemasangan. Ia hadir mewakili Bupati dengan didampingi Kepala BPBD Lombok Timur Lalu Muliadi, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Kepala BPBD Provinsi NTB, Ir. Ahmadi.

Juaini Taofik menjelaskan, pemerintah daerah terus mencari solusi sejak banjir memutus jembatan penghubung utama. “Alhamdulillah, berkat koordinasi yang baik antara Pak Gubernur, Pak Bupati, dan Pak Danrem Wirabakti, Pangdam IX/Udayana memutuskan memberikan bantuan berupa Jembatan Bailey,” ujarnya.

Baca Juga :  Soal Anjing Liar, Wabup Lombok Timur: Sterilisasi Lebih Efektif daripada Eliminasi

Ia menegaskan, meski bersifat sementara, kapasitas Jembatan Bailey setara dengan jembatan permanen, yakni mencapai 25 ton. “Kalau truk pengangkut galian C saja maksimal 10-15 ton, jembatan ini 25 ton, artinya lebih dari cukup. Namun tentu kehati-hatian tetap menjadi hal utama,” jelasnya.

Juaini juga mengapresiasi antusiasme tinggi masyarakat yang sebelumnya bahkan membangun jembatan bambu secara swadaya. “Ini membuktikan bahwa jembatan ini sangat penting dan strategis,” imbuhnya.

Menurutnya, sekitar 140 kepala keluarga di seberang jembatan memerlukan akses untuk pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Pemerintah daerah memperkirakan aktivitas warga akan kembali normal dalam 10 hingga 15 hari ke depan.

Baca Juga :  TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa

Pemkab mendapatkan kontrak pemanfaatan Jembatan Bailey selama 1 hingga 1,5 tahun. Mereka akan memanfaatkan masa itu untuk menyiapkan pembangunan jembatan permanen.

Sementara itu, Kepala Wilayah (Kawil) Aik Beta Desa Prigi, Ahmad Maisir, menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan jembatan. “Masyarakat sangat antusias dan turut mendukung proses pemasangan. Warga dengan sukarela menyediakan kopi, es, dan kebutuhan lainnya untuk tim Zipur TNI. Ini bentuk kebahagiaan dan rasa syukur masyarakat,” ungkapnya.

Ahmad menambahkan, jembatan tersebut merupakan akses lintas kecamatan yang juga warga Desa Puncak Jerigo gunakan untuk menuju kantor camat dan pusat kesehatan masyarakat. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA