Pemerintah Rampungkan Enam Jembatan di Aceh dan Kejar Target 12 Lainnya

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akses Darat Aceh Dibuka, Enam Jembatan Rampung dan 12 Lain Dipercepat. (Foto: Lombokini.com).

Akses Darat Aceh Dibuka, Enam Jembatan Rampung dan 12 Lain Dipercepat. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah telah merampungkan pembangunan enam jembatan bailey di Provinsi Aceh pascabencana banjir dan longsor hingga Sabtu 27 Desember 2015. Tim percepatan membangun lima titik di Kabupaten Bireuen dan satu titik di Kabupaten Bener Meriah.

Di Bireuen, lima jembatan yang sudah selesai itu menghubungkan berbagai ruas jalan strategis. Jembatan Teupin Mane membuka akses ruas jalan Bireuen-Bener Meriah-Takengon. Selanjutnya, Jembatan Teupin Reudeup memperlancar jalur Bireuen-Lhokseumawe.

Pembangun juga menyelesaikan Jembatan Jeumpa/Cot Bada di ruas jalan Peudada yang menembus ke Bireun. Kemudian, Jembatan Matang Bangka menghubungkan Gampong Matang Bangka dan Matang Teungoh.

Terakhir, progres Jembatan Kutablang telah mencapai 98 persen untuk mendukung jalur Bireuen-Lhokseumawe.

Sementara itu, di Bener Meriah, pemerintah meresmikan Jembatan Weh Pase yang menghubungkan ruas jalan Aceh Utara-Bener Meriah.

Baca Juga :  Pengamat Sebut Demokrasi Indonesia di Bawah Prabowo Masih 'Belum Sempurna' Versi EIU

Bersamaan dengan penyelesaian itu, pemerintah kini menggenjot pembangunan 12 jembatan bailey lainnya. Percepatan ini bertujuan membuka akses darat di wilayah terdampak bencana.

Kedua belas titik yang sedang dikebut tersebut tersebar di beberapa kabupaten. Lokasinya meliputi Jembatan Beutong Ateuh (Nagan Raya), Panton Nisam (Aceh Utara), Jeurata (Aceh Tengah), dan Wehni Rongka (Bener Meriah).

Tim juga bekerja cepat untuk Jembatan Timang Gajah, Box Culvert Lampahan, Jamur Ujung, dan Titi Merah di Bener Meriah serta Aceh Tengah.

Selain itu, titik lainnya adalah Lenang (Aceh Tengah), Jambo Masjid (Lhokseumawe), Bener Kelipah (Bener Meriah), dan Bener Pepayi (Bener Meriah).

Baca Juga :  Prabowo Lantik Enam Pejabat, dari Aktivis Buruh hingga Penasihat Khusus

Berdasarkan data Kementerian PUPR, fokus pemulihan sektor darat tertuju pada perbaikan ruas jalan dan jembatan yang terputus.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan, pembukaan akses darat sangat krusial untuk menjamin kelancaran distribusi barang, alat berat, dan bantuan logistik.

Dengan terbukanya akses transportasi pada penghujung tahun ini, pemerintah berharap proses pemulihan ekonomi dan sosial masyarakat pada awal 2026 dapat berjalan lebih cepat dan signifikan.

“Kami berharap arus orang, barang, alat berat, dan logistik dapat berjalan lancar. Dengan demikian, proses pemulihan pada awal tahun dapat berlangsung lebih cepat dan signifikan,” kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan resminya. ***

Penulis : Muhammad Asman

Berita Terkait

Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg
Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh
Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas
Prabowo Lantik Enam Pejabat, dari Aktivis Buruh hingga Penasihat Khusus
Pengamat Sebut Demokrasi Indonesia di Bawah Prabowo Masih ‘Belum Sempurna’ Versi EIU
Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026
Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG
Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA