Paket Luthfi-Wahid Diundang DPP PKB Mengikuti UKK

Selasa, 14 Mei 2024 - 09:46 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, HM Syamsul Luthfi-H Abdul Wahid (Luthfi-Wahid).

Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur, HM Syamsul Luthfi-H Abdul Wahid (Luthfi-Wahid).

LOMBOKINI.com – Pasangan bakal calon Bupati dan wakil Bupati Lombok Timur, HM. Syamsul Luthfi – H. Abdul Wahid (Luthfi-Wahid) diundang DPP PKB mengikuti Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK).

Luthfi-Wahid diminta menghadiri UKK, pada Rabu, 15 Mei 2024 sekitar Pukul 14.00 WIB di kantor DPP PKB, Jl. Raden Saleh No. 9 Jakarta Pusat.

Ketua DPC PKB Lombok Timur, Abrorni Luthfi mengatakan lima figur bakal calon telah mendaftar pada Pilkada Lombok Timur 2024 melalui Partai PKB.

DPP PKB juga telah mengundang figur-figur tersebut untuk memperkenalkan diri, di Surabaya, Jawa Timur, awal bulan Mei, sejak itu dilakukan survei internal partai.

Baca Juga :  Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda

Pasangan Luthfi-Wahid menurut hasil survei internal PKB memiliki elektabilitas dan popularitas yang bagus.

“Yang dinilai muncul survei bagus itu yang diundang oleh DPP untuk ikut UKK ini,” kata Abrorni, Selasa 14 Mei 2024.

Dia mengatakan, proses UKK tersebut DPP berkewajiban melakukan uji kelayakan terhadap pasangan Luthfi-Wahid.

Termasuk tingkat elektoralnya sejauh mana. Kemudian ditanyakan juga kapasitasnya dan visi yang baik untuk membangun daerah.

Baca Juga :  Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

“Melalui tahapan itu, kemudian DPP mengeluarkan Rekomendasi mengusung pasangan tersebut bila dinilai layak,” ujar Abrorni.

Lebih lanjut, pasangan Luthfi-Wahid sebagai bakal calon Bupati dan wakil Bupati pada Pilkada Lombok Timur 2024 mendapat rekomendasi, kata Abrorni, maka mesin partai bergerak.

“Mesin partai sudah panas, tingggal tancap gas,” katanya.

Sejauh ini, pasangan calon dari tiga Kabupaten di NTB telah mendapat rekomendasi DPP PKB. Diantaranya, Lombok Barat, Lombok Utara, dan Sumbawa Barat.***

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA