Miq Iqbal Tegaskan Rumah Singgah RSUD NTB Harus Tetap Beroperasi Sampai Ada Solusi Permanen

Sabtu, 22 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah singgah setelah dilakukan pembongkaran. Manajemen RSUD NTB berencana mengalihfungsikan lahan tersebut menjadi area parkir. (Foto: Lombokini.com)

Kondisi rumah singgah setelah dilakukan pembongkaran. Manajemen RSUD NTB berencana mengalihfungsikan lahan tersebut menjadi area parkir. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan dalam arahannya untuk menyikapi persoalan Rumah Singgah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB pada Rapat Terbatas yang digelar secara virtual, Sabtu, 22 Februari 2024.

Miq Iqbal menyampaikan keprihatinannya melalui Zoom di sela waktu rehat Orientasi Kepemimpinan di Magelang. “Saya turut prihatin atas kejadian seperti ini,” ujarnya.

Penggusuran rumah singgah RSUD Provinsi NTB.
Pembongkoran rumah singgah di RSUD Provinsi NTB. (Foto: Lombokini.com/Media Lombok).

Gubernur NTB menekankan tiga poin penting dalam arahannya. Pertama, ia meminta agar rumah singgah tetap diizinkan untuk digunakan keluarga pasien hingga ditemukan solusi permanen.

Kedua, ia memastikan bahwa siapa pun yang mengalami luka, baik petugas keamanan maupun masyarakat, harus mendapatkan pengobatan hingga sembuh. Ketiga, ia menekankan pentingnya memperbaiki komunikasi publik.

“Komunikasi publik kita harus diperbaiki. Informasi yang baik harus sampai kepada masyarakat agar tidak menimbulkan berita negatif yang tidak sesuai dengan fakta,” tegasnya.

Baca Juga :  Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Gubernur NTB menambahkan bahwa persoalan yang terjadi seringkali bukan hanya pada substansi masalah, tetapi juga pada cara berkomunikasi antara pihak pemberi layanan publik (RSUD) dengan pasien, keluarga pasien, dan masyarakat. “Oleh karena itu, komunikasi publik kita harus diperbaiki,” tegas Miq Iqbal.

Sementara itu, Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan stakeholders terkait untuk memastikan bahwa Rumah Singgah RSUD Provinsi NTB dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kami akan menyampaikan arahan Bapak Gubernur NTB dan melibatkan Dinas Sosial dalam membahas hal ini,” katanya.

Di awal rapat virtual, Direktur RSUD NTB melaporkan bahwa kondisi Rumah Singgah saat ini sudah tidak representatif, sehingga rencananya akan dilakukan relokasi.

Baca Juga :  IKADIN NTB Lantik dan Kukuhkan 25 Advokat, Tegaskan Integritas Profesi

“Kami telah melakukan sosialisasi kepada pasien dan keluarga pasien, dan mereka telah menyetujui rencana relokasi. Saat ini, proses pembangunan rumah singgah baru sedang berlangsung,” kata Direktur RSUD Provinsi NTB yang akrab disapa Dokter Jack.

Dokter Jack menjelaskan bahwa di lokasi baru nantinya, para pasien dan keluarga pasien akan mendapatkan kemudahan akses ke poliklinik, masjid, area memasak, dan fasilitas lainnya.

“Faktanya, kami akan merelokasi rumah singgah agar keluarga pasien lebih nyaman. Kami berusaha menyiapkan akses yang lebih luas dan jalan masuk yang lebih mudah,” jelasnya.

Rapat virtual tersebut dihadiri oleh Asisten 2 Setda NTB, Asisten 3 Setda NTB, Direktur RSUD Provinsi NTB, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dan Kepala Dinas Kominfotik Provinsi NTB.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional
Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah
Bang Boy Minta ABUJAPI NTB Jaga Sinergi dengan Polda NTB Jelang Musda III
Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:29 WITA

Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:07 WITA

Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA