Menteri Kanada Kunjungi NTB, Bahas Potensi Kerja Sama Pariwisata dan Energi Hijau

Sabtu, 10 Januari 2026 - 16:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kanada Kunjungi NTB, Bahas Potensi Kerja Sama Pariwisata dan Energi Hijau. (Foto: Lombokini.com/Asman).

Menteri Kanada Kunjungi NTB, Bahas Potensi Kerja Sama Pariwisata dan Energi Hijau. (Foto: Lombokini.com/Asman).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima kunjungan resmi Menteri Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional, Sandeep Sarai, pada 10-11 Januari 2026. Kunjungan ini bertujuan menjajaki penguatan kerja sama strategis di bidang pembangunan berkelanjutan, pariwisata, hingga energi terbarukan.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda kerja Menteri Sarai di Indonesia pada 9–13 Januari 2026, yang khusus menyempatkan waktu ke Lombok. Rencana ini merupakan tindak lanjut dari permohonan resmi Pemerintah Kanada yang sebelumnya telah disampaikan melalui Kedutaan Besarnya di Jakarta kepada Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

Dalam pertemuan bilateral, Gubernur Iqbal secara aktif memaparkan berbagai potensi unggulan NTB. Ia menegaskan bahwa seluruh potensi diarahkan untuk pembangunan inklusif dan ramah lingkungan.

“Kami mengarahkan seluruh potensi ini untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegas Iqbal.

Selain itu, ia juga menekankan keunggulan komparatif NTB di sektor pariwisata, pertanian, peternakan, perikanan, energi terbarukan, dan sumber daya mineral.

Baca Juga :  Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Sektor pariwisata menjadi fokus utama pembahasan. Saat ini, NTB mengelola 265 destinasi wisata dan 375 desa wisata, dengan 93 desa di antaranya telah memenuhi standar nasional.

Tak hanya itu, sektor ini telah menyerap lebih dari 422 ribu tenaga kerja dan didukung oleh 1.078 hotel yang tersebar di berbagai kawasan. Untuk mendukung hal ini, Pemprov NTB terus membuka rute penerbangan baru, baik domestik maupun internasional.

Pemerintah juga mengembangkan transportasi wisata berbasis pesawat amfibi (seaplane) yang berpeluang dikerjasamakan dengan perusahaan asal Kanada.

Di sektor lainnya, NTB berperan sebagai salah satu lumbung pangan nasional dengan produksi padi mencapai 1,45 juta ton GKG dan jagung 2,46 juta ton.

Sementara itu, sektor peternakan dan perikanan menghasilkan komoditas seperti daging sapi, udang vaname, rumput laut, tuna, dan cakalang dalam volume signifikan. Kondisi ini membuka peluang investasi pada industri hilirisasi dan pengembangan ekonomi biru.

Baca Juga :  KAI Tutup Rakernas 2026 dengan Perayaan HUT ke-18 di NTB

Tidak ketinggalan, NTB menyimpan potensi besar energi terbarukan dari panas bumi dan tenaga angin di wilayah seperti Huu, Sembalun, Sekotong, Jerowaru, dan Empang.

Kapasitas potensialnya mencapai 20–30 megawatt per lokasi. Potensi ini dinilai sangat sejalan dengan agenda transisi energi dan pembangunan hijau yang diusung Pemerintah Kanada.

Menyikapi paparan tersebut, Menteri Sandeep Sarai mengapresiasi dan menyatakan ketertarikan Kanada untuk memperluas kerja sama.

Fokusnya adalah pada sektor energi berkelanjutan, pemberdayaan perempuan, kesehatan reproduksi, dan pendidikan.

Ia menilai NTB memiliki peluang besar menjadi mitra strategis Kanada dalam memperkuat pembangunan berbasis kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Melalui pertemuan ini, kedua pihak berharap dapat memperkuat kemitraan. Ruang lingkupnya meliputi pengembangan pariwisata berkualitas, hilirisasi sektor pertanian, perikanan dan peternakan, pengembangan energi terbarukan, transfer teknologi, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Ini adalah langkah awal menuju kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan,” pungkas Gubernur Iqbal. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sepakati Win-Win Solution, Pilkades Serentak Lombok Timur Resmi Digelar 27 Januari 2027
Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027
Sekda Lotim: Kepatuhan Birokrasi dan Kemandirian Calon PMI Jadi Kunci Tata Kelola Migrasi
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya
Integrasikan Tradisi, Syiar Islam, dan Hiburan Rakyat: Pemkab Lombok Timur Gelar Festival Muharram 1448 H Selama Sepekan
Bupati Lotim Pastikan Mutasi Jabatan Kembali Digelar pada Juli 2026
Ribuan Peserta Padati Pawai Ta’aruf MTQ NTB 2026, Kemenag Lotim Terjunkan Personel Ekstra

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 06:55 WITA

Aliansi Pemuda Tuding Bulog Lotim Lakukan Pungli dan Gandeng Barang, Kepala Cabang Siap Tindak Oknum

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:30 WITA

Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:17 WITA

DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:26 WITA

Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:08 WITA

Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:56 WITA

PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:58 WITA

BPS Awali Sensus Ekonomi 2026 dengan Mendata Bupati Lombok Timur sebagai Contoh

Berita Terbaru