Sekda NTB Lantik 35 Pejabat Fungsional, Perkuat Birokrasi Berbasis Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekda NTB Lantik 35 Pejabat Fungsional, Perkuat Birokrasi Berbasis Kinerja. (Foto: Lombokini.com/Diskominfotik).

Sekda NTB Lantik 35 Pejabat Fungsional, Perkuat Birokrasi Berbasis Kinerja. (Foto: Lombokini.com/Diskominfotik).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat reformasi birokrasi berbasis kinerja. Sekretaris Daerah (Sekda) NTB, Abul Chair, melantik dan mengambil sumpah/janji 35 pejabat fungsional di lingkungan Pemprov NTB. Pelantikan ini membangun birokrasi yang lebih fleksibel, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil pelayanan publik.

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Selasa 12 Mei 2026. Para pejabat fungsional dari berbagai perangkat daerah, biro, serta rumah sakit milik Pemerintah Provinsi NTB mengikuti acara tersebut.

Pemerintah Provinsi NTB menempatkan 35 pejabat fungsional yang baru dilantik di sejumlah instansi strategis. Instansi tersebut meliputi Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Dinas Kesehatan, Inspektorat, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Bappeda, BPBD, Satpol PP, Biro Organisasi, Biro Hukum dan HAM, RSUD Provinsi NTB, RS Mandalika, RS Mata NTB, serta RSJ Mutiara Sukma.

Dalam sambutannya, Sekda NTB Abul Chair menegaskan bahwa pejabat fungsional berperan penting mempercepat transformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat.

Baca Juga :  UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Menurut Abul Chair, birokrasi saat ini tidak dapat lagi bekerja dengan pola lama yang kaku dan bertumpu pada sekat-sekat struktural. Ia menuntut ASN bekerja lebih cepat, lincah, dan kolaboratif dalam menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin dinamis.

“Sekarang sistem kerja birokrasi tidak lagi hanya berjenjang dan administratif. Kita bergerak menuju sistem kerja yang lebih sederhana, berbasis tim, fleksibel, dan fokus pada hasil kerja organisasi,” tegas Abul Chair.

Abul Chair menekankan bahwa reformasi birokrasi tidak cukup hanya dengan menyederhanakan struktur organisasi, tetapi harus diikuti perubahan pola pikir dan budaya kerja aparatur.

Karena itu, ia berharap pejabat fungsional tidak sekadar menjalankan rutinitas administratif, melainkan mampu menghadirkan inovasi, solusi, dan percepatan pelayanan publik di bidang tugas masing-masing.

“ASN harus siap bekerja secara flexible, changeable, dan moveable. Pengelolaan kinerja juga harus semakin akuntabel dan terukur,” ujarnya.

Baca Juga :  Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Abul Chair juga mengingatkan bahwa masyarakat kini menuntut pelayanan yang cepat, tepat, transparan, dan responsif. Dalam konteks tersebut, pejabat fungsional, sebagai ujung tombak, memastikan pelayanan pemerintah berjalan efektif sekaligus menjawab kebutuhan publik secara nyata.

Selain memperkuat kapasitas teknis, Sekda NTB meminta seluruh pejabat yang dilantik terus menjaga nilai-nilai ASN BerAKHLAK, memperkuat integritas, meningkatkan kompetensi, dan membangun budaya kerja kolaboratif lintas sektor demi mendukung percepatan pembangunan daerah.

“Atas nama Pemerintah Provinsi NTB, saya mengucapkan selamat kepada seluruh pejabat fungsional yang dilantik hari ini. Amanah ini harus Bapak/Ibu jaga dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.

Pelantikan ini mengukuhkan komitmen Pemerintah Provinsi NTB membangun birokrasi modern yang profesional, responsif, dan mampu beradaptasi dengan tuntutan tata kelola pemerintahan di era transformasi digital dan reformasi pelayanan publik. ***

Penulis : Heri

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD
Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Jumat, 25 September 2026 - 22:52 WITA

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Rabu, 23 September 2026 - 23:39 WITA

Komitmen Presiden Prabowo Pendidikan Gratis dari TK hingga Perguruan Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Dokter Umum RSUD Soedjono Selong, Dr Ario menjelaskan tentang Influenza A yang marak diperbincangkan saat ini.

Kesehatan

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Selasa, 6 Okt 2026 - 19:51 WITA

Calon Ketua Umum BPD ABUJAPI NTB, Syamsuddin, S.Sos, S.H, M.H., atau Bung Syam.  (Foto: Lombokini.com).

Berita

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Senin, 5 Okt 2026 - 22:00 WITA