Ribuan Warga Lombok Timur Desak Polres Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati

Kamis, 6 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Warga Lombok Timur Demo Polres, Tuntut Ungkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati, 6 Aguatus 2026. (Foto: Lombokini.com).

Ribuan Warga Lombok Timur Demo Polres, Tuntut Ungkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati, 6 Aguatus 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Ribuan warga Lombok Timur dari 21 kecamatan memadati Mapolres Lombok Timur, Kamis 6 Aguatus 2026, dan menuntut pengusutan tuntas kasus ujaran kebencian terhadap Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin.

Massa mulai bergerak long march dari Taman Rinjani, Kota Selong, menuju Mapolres Lotim sekitar pukul 09.00 Wita. Kelompok yang menamai diri Sahabat Anti Hoax itu membawa sejumlah poster dan spanduk berisi tuntutan.

Koordinator aksi, Subhan, meminta Kapolres Lombok Timur segera menangkap pemilik akun Facebook “Ika We Lah” yang diduga menyebarkan ujaran kebencian terhadap Bupati Haerul Warisin.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

“Kami desak aparat kepolisian bertindak cepat. Jangan biarkan pelaku kebencian ini terus berkeliaran,” tegas Subhan di hadapan aparat yang mengawal jalannya aksi.

Sementara itu, perwakilan masyarakat Pringgabaya, Wiranata, menyayangkan lambannya penanganan kasus tersebut.

Menurut dia, pihaknya sudah melapor sejak satu bulan lalu, tetapi hingga kini kepolisian belum menindaklanjuti laporan itu.

“Kami sudah melapor, tapi tidak ada perkembangan berarti. Inilah yang memicu kami turun ke jalan,” ujar Wiranata dengan nada kecewa.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Para pengunjuk rasa juga menolak narasi yang mereka nilai memicu perpecahan. Mereka meminta aparat menangani persoalan itu sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Di sela orasi, mereka menyerukan seluruh pihak menjaga situasi tetap kondusif dan tidak menyebarkan pernyataan berpotensi menimbulkan konflik.

Sepanjang aksi, aparat kepolisian mengawal ketat jalannya unjuk rasa tersebut.

Kehadiran warga dalam jumlah besar menunjukkan isu ini mendapat perhatian serius dari masyarakat Lombok Timur.***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA