Gaun Tenun Motif Tembolak Beaq Bawa Sofia Ayu Rizky ke Panggung Internasional

Rabu, 24 Juli 2024 - 06:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sofia Ayu Rizky siswi SMA Negeri 1 Selong lolos mengikuti kegiatan International crown ambasador di Philipina. (foto: ong/istimewa)

Sofia Ayu Rizky siswi SMA Negeri 1 Selong lolos mengikuti kegiatan International crown ambasador di Philipina. (foto: ong/istimewa)

LOMBOKINI.com – Sofia Ayu Rizky, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Selong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), berhasil meraih juara pertama di Karnaval Nusantara Nasional Alunan Budaya Pringgasela dengan gaun tenun motif Tembolak Beaq.

Kesuksesannya menjuarai festival bertema “Benang Merah” tersebut, Sofia Ayu Rizky juga lolos mengikuti kegiatan International crown ambasador di Philipina yang digelar pada pertengahan Agustus 2024 mendatang.

Baca Juga :  Ekonomi Lombok Timur Tumbuh Positif 7 Persen, Pertanian Jadi Penggerak Utama

Sofia berhasil menyisihkan pesaingnya, sehingga berhasil lolos untuk mengikuti kegiatan internasional tersebut.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Timur, Widayat mengatakan pemerintah daerah akan terus mendukung para pelajar berprestasi, seperti Sofia Ayu Rizky, yang akan mewakili Indonesia di ajang internasional tersebut.

“Kami berpesan untuk menjaga nama baik Lombok Timur dan Indonesia dalam kegiatan tersebut,” kata Widayat kepada Lombokini.com, Senin 22 Juli 2024.

Baca Juga :  Harkitnas ke-118, Sekda Lotim Bacakan Amanat Menkomdigi

Sebelum berangkat, Sofia bersama ibunya didampingi Kepala Dinas Pariwisata menghadap Pj Bupati Lombok Timur.

“Mudah-mudahan Sofia berhasil meraih juara nantinya,” kata Juaini Taofik.

Ibu Sofia, Suharti mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diberikan pemerintah daerah kepada anaknya.

“Banyak wejangan yang diberikan pak Pj Bupati kepada anak kami, Sofia meminta untuk tetap semangat menuju kegiatan internasional,” kata Suharti.***

Penulis : Ong

Berita Terkait

Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru
KKN IAI Hamzanwadi Kunjungi Museum Genggelang, Telusuri Narasi Sejarah yang Terlupakan
Ali BD Dorong Pemda Lotim Bangun Kawasan Labuhan Haji, Tiru Kesuksesan Penang

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru