TGB Kenang 28 Tahun Wafatnya Maulana Syekh: Teladannya Tetap Hidup

Rabu, 22 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Almagfurullah Maulana Syekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. (Foto: Lombokini.com).

Almagfurullah Maulana Syekh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Tepat 28 tahun lalu, pada Selasa, 21 Oktober 1997 pukul 19.57 Wita, ulama besar dan Pahlawan Nasional asal Lombok, Maulana Syekh Tuan Guru Kyai Haji Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, wafat di tempat kelahirannya, Pancor, Lombok Timur, Selasa malam 21 Oktober 1997.

Momentum bersejarah itu kembali dikenang oleh cucunya, Dr. Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @tuangurubajang, pada Selasa 21 Oktober 2025.

Dalam unggahan tersebut, TGB menulis kutipan penuh makna dari Syekh Ibnul Qayyim dalam kitab Miftah Dar as-Sa’adah:

“Orang alim tetap hidup di antara manusia walaupun telah wafat. Orang jahil bagaikan orang mati bagi manusia walaupun ia masih hidup.”

Baca Juga :  TGB Ungkap Empat Syarat Kemajuan Lombok Timur di HUT ke-131

TGB kemudian menulis refleksi pribadi yang sarat keteladanan:

“Maulana Syekh tetap hidup di hati kita. Teladannya terpampang nyata. Mohon keikhlasan sahabat untuk mengirim doa dan bacaan al-Fatihah untuk beliau. Ya Allah, jadikan kami sebaik-baik penerus bagi sebaik-baik pendahulu.”

Unggahan tersebut disertai potongan video lawas yang memperlihatkan Maulana Syekh saat mengajar ngaji di hadapan jamaah dan momen pemakaman beliau di Pancor.

Hingga Selasa malam, unggahan itu telah disukai lebih dari 4.000 akun, dengan 56 komentar dan 104 kali dibagikan.

Baca Juga :  TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Banyak warganet mengungkapkan rasa rindu dan terima kasih atas perjuangan pendiri NWDI (Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah), NBDI (Nahdlatul Banat Diniyah Islamiyah), dan NW (Nahdlatul Wathan) tersebut.

Maulana Syekh dikenal sebagai ulama kharismatik yang mendedikasikan hidupnya untuk pendidikan dan dakwah Islam di Nusa Tenggara Barat.

Pada 2017 lalu, Presiden Joko Widodo menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional atas jasa-jasanya dalam bidang pendidikan dan pembinaan umat.

Dua puluh delapan tahun telah berlalu, namun teladan dan perjuangan Maulana Syekh terus hidup di hati masyarakat Lombok dan para pengikut Nahdlatul Wathan di seluruh Indonesia.***

Penulis : Harry Bahagia

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Hultah ke-91 NWDI: TGB Tekankan Binaul Insan dan Warisan Maulana Syaikh
Ratusan Ribu Jamaah Banjiri Pancor, Ikuti Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Maulana Syaikh
TGB Ungkap Empat Syarat Kemajuan Lombok Timur di HUT ke-131
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Wagub NTB Ajak Kolaborasi Majukan Pendidikan di Harja ke-5 Yafama NW
TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat
TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Minggu, 13 September 2026 - 14:24 WITA

Hultah ke-91 NWDI: TGB Tekankan Binaul Insan dan Warisan Maulana Syaikh

Minggu, 13 September 2026 - 14:13 WITA

Ratusan Ribu Jamaah Banjiri Pancor, Ikuti Hultah ke-91 NWDI dan Haul ke-29 Maulana Syaikh

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:23 WITA

TGB Ungkap Empat Syarat Kemajuan Lombok Timur di HUT ke-131

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:15 WITA

TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Berita Terbaru

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA

Nirmala Rahayu Luk Santi, anggota DPRD Lombok Timur dari PDI Perjuangan, berada di SPPG Selaparang Monjok Timur 3 Mataram, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Lombokini.com)

Mataram

Anggota DPRD Lotim dari PDIP Diduga Kelola Tiga Dapur MBG

Senin, 21 Sep 2026 - 23:36 WITA