Dua Kader Himmah NWDI Luka Berat Usai Bentrok dengan Aparat di Kantor Bupati Lombok Timur

Kamis, 22 Januari 2026 - 20:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Kader Himmah NWDI Luka Berat Usai Bentrok dengan Aparat di Kantor Bupati Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Dua Kader Himmah NWDI Luka Berat Usai Bentrok dengan Aparat di Kantor Bupati Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com – Bentrokan antara aparat dan pengunjuk rasa di halaman Kantor Bupati Lombok Timur pada Kamis 22 Januari 2026 melukai dua mahasiswa. Keduanya mengalami luka serius dan menjalani perawatan di rumah sakit.

Kericuhan terjadi ketika ratusan massa dari Koalisi Rakyat Lombok Timur mendatangi kantor bupati untuk menuntut dialog langsung dengan Bupati Haerul Warisin.

Massa menyatakan kepemimpinan daerah setempat tidak memenuhi janji transparansi dan keadilan sesuai visi Lombok Timur Smart.

Aparat keamanan kemudian membubarkan massa secara paksa. Aksi itu mengakibatkan dua kader Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (Himmah NWDI), Bima Tian dan Mariadi, mengalami luka-luka.

Baca Juga :  Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur

Bima Tian menerima tujuh jahitan di pelipisnya. Sementara Mariadi menderita luka robek di mulut, kehilangan tiga gigi, dan satu gigi patah. Tim medis IGD RSUD dr. R. Soedjono Selong juga menemukan serpihan logam di gusi Mariadi.

Ketua Pemuda NWDI Lombok Timur, Muhammad Mahsar, mengecam tindakan aparat sebagai tindakan biadab. Ia menuding Bupati Haerul Warisin absen dan lepas tanggung jawab sehingga memicu eskalasi.

“Ketika pemimpin absen dari ruang dialog, aparat sering kali mengisi kekosongan itu dengan kekerasan,” tegas Mahsar.

Hadiyat Dinata dari lembaga IT99 menyatakan penemuan serpihan logam pada korban memperkuat dugaan penggunaan kekerasan berlebihan oleh aparat. Ia mengingatkan bahwa kepemimpinan daerah harus menjawab aspirasi dengan dialog, bukan represi.

Baca Juga :  Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur

Koalisi Rakyat Lombok Timur mendesak Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur di bawah pemerintahan Haerul Warisin dan Edwin Hadiwijaya untuk bertanggung jawab penuh atas insiden tersebut dan menuntut evaluasi menyeluruh terhadap tindakan aparat.

Dia mengatakan peristiwa ini menambah daftar korban kekerasan setelah seorang kader PMII telah lebih dulu mengalami luka robek di pelipisnya pada Selasa 20 Januri 2026. Total korban kini menjadi tiga orang.

“Pemerintahan dengan visi Lombok Timur Smart kini hanya menyisakan duka mendalam di Gumi Patuh Karya,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya
Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur
Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam
PT Energi Selaparang Targetkan 100 Persen Dapur MBG Lotim Gunakan Air Mineral BPOM, Libatkan Koperasi Merah Putih
Haroen: Potensi BBNKB di Samsat Selong Capai Rp 41 Miliar per Tahun

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 22:40 WITA

Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:03 WITA

Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga

Kamis, 30 April 2026 - 15:30 WITA

Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Kamis, 9 April 2026 - 14:26 WITA

Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Senin, 6 April 2026 - 14:16 WITA

Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Berita Terbaru