DPRD Lotim Soroti Pentingnya Angka Kemiskinan Ekstrem dalam RPJMD 2025-2030

Kamis, 13 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Lombok Timur Soroti Pentingnya Angka Kemiskinan Ekstrem dalam RPJMD 2025-2030. (Foto: Lombokini.com).

DPRD Lombok Timur Soroti Pentingnya Angka Kemiskinan Ekstrem dalam RPJMD 2025-2030. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.comPresiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa Indonesia kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia, tetapi sebagian rakyat Indonesia masih hidup dalam kemiskinan. Presiden menyebut kondisi ini sebagai “Paradoks Indonesia”, sebagaimana tertuang dalam bukunya berjudul “Paradoks Indonesia dan Solusinya”.

Dari 8 misi Presiden Prabowo Subianto yang disebut “Asta Cita”, misi ke-6 fokus pada pengentasan kemiskinan. Selain itu, pengentasan kemiskinan juga menjadi tujuan pertama dalam Sustainable Development Goals (SDGs) 2030, yaitu “Tanpa Kemiskinan”.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lombok Timur, Lalu H. Hasan Rahman, menjelaskan bahwa SDGs merupakan agenda pembangunan global yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk dicapai hingga tahun 2030.

Baca Juga :  Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Karena itu, Hasan Rahman menekankan bahwa pemerintah harus mengimplementasikan agenda pengentasan kemiskinan di daerah, termasuk di Lombok Timur.

“Berdasarkan publikasi data BPS Lombok Timur, angka kemiskinan di Lombok Timur pada tahun 2024 mencapai 14,51 persen. Sedangkan, berdasarkan data TNP2K, angka kemiskinan ekstrem di Lombok Timur pada tahun 2024 sebesar 3,21 persen,” jelasnya kepada media pada Kamis, 13 Maret 2025.

Dia menambahkan bahwa angka kemiskinan yang dipublikasikan BPS mencakup penduduk yang tergolong “miskin” dan “sangat miskin”. Sementara itu, kemiskinan ekstrem identik dengan penduduk yang tergolong “sangat miskin”.

Baca Juga :  Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

“Itulah sebabnya jumlah atau proporsi penduduk miskin ekstrem yang dipublikasikan TNP2K lebih rendah daripada penduduk miskin yang dipublikasikan BPS,” jelasnya.

Hasan Rahman juga menjelaskan bahwa tidak hanya angka kemiskinan BPS yang penting untuk dijadikan indikator dalam RPJMD Lombok Timur 2025-2030, tetapi juga angka kemiskinan ekstrem TNP2K.

“Terlebih lagi, angka kemiskinan ekstrem di Lombok Timur seharusnya tuntas atau mencapai 0 persen pada tahun 2024, tetapi ternyata belum tuntas karena masih tersisa 3,21 persen. Ini menjadi pekerjaan rumah dalam RPJMD 2025-2030,” pungkasnya.***

Penulis : Ahmad Yasin Jaelani

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA