LOMBOKINI.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur memastikan Ekowisata Bale Mangrove di Dusun Ponton Bako tetap beroperasi untuk umum, meski mendapat tuntutan penutupan dari ratusan warga.
Kepala Dinas Pariwisata Lombok Timur, Widayat, menegaskan pihaknya tidak akan menghentikan operasional kawasan itu. “Kita tetap buka agar wisatawan tetap datang,” katanya, Senin 5 Januari 2026.
Widayat menyatakan pihaknya sedang mengupayakan solusi yang mengakomodir semua pemangku kepentingan. “Kita cari win-win solution-nya. Insyaallah Rabu kita kumpulkan semua pihak di kantor Bupati,” jelasnya.
Ia menambahkan, perbaikan manajemen menjadi prioritas utama. “Manajemennya akan kita perbaiki demi kenyamanan pengunjung,” imbuhnya.
Sebelumnya, warga Dusun Poton Bako melakukan protes karena menilai tata kelola wisata tidak adil dan tidak membuka kesempatan ekonomi bagi masyarakat lokal.
Salah seorang warga, Nurjan, menyebut pengelolaan saat ini hanya mengizinkan keluarga tertentu berjualan di area wisata. “Masyarakat lain tidak diberikan kesempatan,” ujarnya.
Kepala Desa Sekaroh, Muhammad Nashruddin, membenarkan aspirasi warga yang menginginkan pemerataan kesempatan bagi UMKM setempat. “Harapannya ada keadilan dan pemerataan,” pungkasnya.***
Penulis : Najamudin Anaji







