IKP Labuhan Haji dan Pemda Lotim Berseteru Soal Pengelolaan Sunrise Land Lombok

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ikatan Pemuda (IKP) Labuhan Haji dan Pemda Lotim Berseteru Soal Pengelolaan Sunrise Land Lombok. (Foto: Lombokini.com).

Ikatan Pemuda (IKP) Labuhan Haji dan Pemda Lotim Berseteru Soal Pengelolaan Sunrise Land Lombok. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Ikatan Pemuda (IKP) Labuhan Haji mendesak Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur untuk mengevaluasi kinerja Dinas Pariwisata (Dispar). Mereka menuding pemerintah di bawah kepemimpinan Bupati Haerul Warisin dan Wakil Bupati Moh. Edwin Hadiwijaya (Iron-Edwin) tidak memiliki visi jelas dalam mengelola Sunrise Land Lombok (SLL) di Dusun Montong Meong yang kini mangkrak.

Ketua IKP Labuhan Haji, Azis Meinudin, mengkritik keras kondisi aset wisata yang seharusnya menjadi pilar ekonomi tersebut. “Sektor pariwisata adalah pilar ekonomi dan budaya. Oleh karena itu, jika kondisi ini terus dibiarkan, sangat disayangkan aset daerah kita terbengkalai,” tegas Azis, Sabtu 17 Januari 2026.

Baca Juga :  Dandim 1615 Lotim Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, Azis menyoroti kebijakan Dispar yang dinilainya gegabah dan tidak administratif. Ia juga menduga kuat adanya kepentingan politik di baliknya. “Kami menduga kebijakan pemerintahan Iron-Edwin melalui Dispar Lotim itu mengindikasikan pemenuhan kepentingan Timses. Akibatnya, kebijakan yang terbit terasa tidak masuk akal dan tidak berpihak pada visi jangka panjang,” tambahnya.

Berdasarkan kritik tersebut, kelompok pemuda itu mendesak Bupati Lombok Timur untuk segera memastikan pengelolaan wisata yang profesional dan berdampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Lotim Siapkan Lahan 2 Hektar, Incar Hibah Bank Dunia untuk TPST

Menanggapi tudingan itu, Staf Khusus Bupati Bidang Pariwisata, Akhmad Roji, membantahnya. Ia menegaskan pemerintah daerah mengambil kebijakan berdasarkan kajian matang untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Bupati menekankan peningkatan PAD kepada semua OPD. Khususnya di sektor pariwisata, kami harus bekerja maksimal. Artinya, tidak boleh monoton, harus ada peningkatan pendapatan,” tegasnya.

Bang Oji, sapaan akrabnya, juga menyatakan bahwa pengelola baru untuk Sunrise Land Lombok telah ditetapkan. “Pada kenyataannya, sudah keluar pengelola barunya, kan orang di sana juga,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Polisi Pastikan Pria yang Ditemukan di Pinggir Jalan Pringgabaya Bukan Korban Begal
Ekonomi Lombok Timur Tumbuh Positif 7 Persen, Pertanian Jadi Penggerak Utama
Bupati Haerul Warisin Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar
Bapenda Wajibkan Parkir Lahan Pribadi dan Swasta Setor Pajak 10 Persen dari Omset
Temui Mendikdasmen, Bupati Haerul Warisin Pastikan Perbaikan SDN 5 Kotaraja dan SDN 1 Jerowaru yang Rusak Berat
Siasati Keterbatasan Fasilitas, Lapas Selong Gandeng Pihak Ketiga Berdayakan Warga Binaan di Dapur MBG
Dispar Lombok Timur Desak Pemprov NTB Terbitkan Aturan Laut Teluk Ekas
Urus SIM Kini Lebih Praktis Lewat Aplikasi SINAR, Satpas Polres Lombok Timur Imbau Warga Manfaatkan Layanan Online

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:31 WITA

Ketua PMI Lombok Barat Bantah Tuduhan Penyelewengan Anggaran Darah Rp 150 Juta

Kamis, 7 Mei 2026 - 17:07 WITA

Unram Bubarkan Pemutaran Film ‘Pesta Babi’ di Area Kampus, Mahasiswa Protes

Sabtu, 2 Mei 2026 - 16:02 WITA

Bupati Lombok Timur Lepas 393 JCH Kloter 9 Embarkasi Lombok

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:58 WITA

S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Lombok Timur

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:34 WITA

Musancab PDIP Kota Mataram Dibuka, Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Jumat, 9 Januari 2026 - 20:29 WITA

SMSI NTB dan Polresta Mataram Sepakat Perkuat Harmonisasi Pemberitaan

Rabu, 7 Januari 2026 - 11:13 WITA

Lima Mahasiswa Unram Raih Juara Nasional Kompetisi Inovasi Digital Budaya

Senin, 5 Januari 2026 - 18:05 WITA

PDO NTB Beri Ultimatum 2×24 Jam ke Grab, Gocar, dan Maxim Terkait Tarif Baru

Berita Terbaru