Siasati Keterbatasan Fasilitas, Lapas Selong Gandeng Pihak Ketiga Berdayakan Warga Binaan di Dapur MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong memastikan komitmennya dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat melalui penyiapan tenaga kerja terampil dari warga binaan.

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong memastikan komitmennya dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat melalui penyiapan tenaga kerja terampil dari warga binaan.

 

LOMBOKINI.com — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Selong memastikan komitmennya dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat melalui penyiapan tenaga kerja terampil dari warga binaan.

Mengingat infrastruktur internal yang belum memadai, pihak Lapas meluncurkan terobosan strategis dengan menggandeng pihak ketiga sebagai mitra pelaksana.

Kasi Binadik dan Giatja Lapas Selong, Gamal Masfhur, mengungkapkan bahwa secara regulasi dan pemenuhan standar teknis dari Badan Gizi Nasional (BGN), fasilitas dapur blok Lapas Selong yang ada saat ini memang belum siap sepenuhnya.

“Dapur kami masih menggunakan bangunan lama yang belum memenuhi spesifikasi pemisahan klaster bahan makanan basah dan kering. Sebagai solusinya, kami berkolaborasi dengan mitra rekanan di luar yang memiliki dapur khusus berstandar BGN di wilayah Sukamulia,” ujar Gamal Masfhur pada Rabu (3/6/2026).

Baca Juga :  Menjelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Sidak Distributor dan Gelar Pasar Murah

Kolaborasi ini dirancang sebagai program “Lapas Khusus” yang berorientasi pada pemberdayaan. Pihak Lapas mengonfirmasi bahwa operasional dapur komersial ini ditargetkan mampu menyerap 40 hingga 50 persen kebutuhan tenaga kerjanya langsung dari warga binaan Lapas Selong.

Meski begitu, Gamal menegaskan proses seleksi pekerja diberlakukan secara ketat melalui skrining administratif dan substantif. Warga binaan yang diterjunkan wajib memenuhi kriteria hukum yang jelas.

“Mereka harus sudah menjalani setengah masa tahanan, konsisten berkelakuan baik, serta lolos rekomendasi Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) dari Bapas. Ini penting untuk memastikan aspek keamanan,” imbuhnya.

Mengingat operasional dapur mitra menggunakan sistem rotasi, warga binaan Lapas Selong akan diakomodasi khusus pada shift pagi. Mekanisme pergerakan mereka keluar-masuk Lapas dijamin aman dengan pengawalan melekat dari petugas berdasarkan surat perintah resmi.

Baca Juga :  NTB Perluas Cakupan MBG dan Targetkan 30 Persen Kebutuhan Pangan dari Produksi Lokal

Menariknya, program integrasi ini tidak berhenti saat warga binaan keluar dari jeruji besi. Gamal menjelaskan bahwa pihaknya telah membangun sinergi berkelanjutan dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) untuk menjamin pasca-pembebasan.

“Ketika warga binaan ini nantinya mendapatkan hak Pembebasan Bersurat (PB) atau berstatus bebas bersyarat, pengelolaan mereka akan diteruskan oleh Bapas. Bapas sudah memiliki kuota khusus agar mereka tetap dipekerjakan di dapur tersebut. Dengan begitu, mereka langsung memiliki pekerjaan dan penghidupan yang layak saat kembali ke masyarakat,” pungkas Gamal.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Urus SIM Kini Lebih Praktis Lewat Aplikasi SINAR, Satpas Polres Lombok Timur Imbau Warga Manfaatkan Layanan Online
Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Bupati Tegaskan Petugas Sensus Ujung Tombak Ketepatan Perencanaan
Bupati Lombok Timur Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan
Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:02 WITA

Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:31 WITA

Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:44 WITA

Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam

Selasa, 24 Maret 2026 - 15:30 WITA

Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Senin, 2 Februari 2026 - 19:46 WITA

Ali BD Dorong Pemda Lotim Bangun Kawasan Labuhan Haji, Tiru Kesuksesan Penang

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:05 WITA

Pertemuan dengan Bupati Lotim Gagal Capai Kesepakatan, APIPI Ancam Aksi Jilid III

Sabtu, 17 Januari 2026 - 22:37 WITA

Pemkab Lotim Resmikan Destinasi Wisata Pantai Kahona Sekaroh

Berita Terbaru