BBPOM Mataram Gelar Edukasi Keamanan Pangan di Pondok Pesantren Rinjani

Senin, 5 Agustus 2024 - 08:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BBPOM Mataram Gelar Edukasi Keamanan Pangan di Pondok Pesantren Rinjani. (foto/istimewa)

BBPOM Mataram Gelar Edukasi Keamanan Pangan di Pondok Pesantren Rinjani. (foto/istimewa)

LOMBOKINI.com – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di Pondok Pesantren Putra Rinjani, Desa Suntalangu, Kecamatan Suela, Kabupaten Lombok Timur, Senin 5 Agustus 2924.

Acara ini dihadiri oleh 123 peserta yang terdiri dari guru dan siswa dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) kelas 6, Madrasah Tsanawiyah (MTs) kelas 3, dan Madrasah Aliyah (MA) kelas 3.

Dalam kegiatan ini, Tim Penyuluh BBPOM di Mataram memberikan materi mengenai Keamanan Obat dan Makanan, Gizi Seimbang, dan pengenalan Aplikasi BPOM Mobile.

Selain penyampaian materi, BBPOM juga menampilkan display produk yang Tidak Memenuhi Ketentuan, seperti produk tanpa izin edar atau yang mengandung bahan berbahaya. Display ini bertujuan untuk mempermudah pemahaman peserta mengenai produk-produk yang harus diwaspadai.

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara BBPOM di Mataram dan Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan Komisariat Universitas Mataram.

Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama dalam sesi diskusi interaktif yang mendalam tentang tips memilih produk obat dan makanan yang aman, serta bahaya produk tanpa izin edar.

Kepala BBPOM di Mataram, Yosef Dwi Irwan, menekankan pentingnya meningkatkan kesadaran akan obat dan makanan yang aman dan bermutu sejak usia dini.

Baca Juga :  Produksi Beras di Lombok Timur Turun 5,18 Persen

“Untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045, generasi muda saat ini harus dilengkapi dengan pengetahuan yang memadai tentang keamanan pangan,” ujar Yosef, melalui keterangan resminya, Sabtu, 10 Agustus 2024.

Yosef juga menekankan bahwa BBPOM di Mataram tidak bisa bekerja sendiri dalam melindungi masyarakat dari produk obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan.

Oleh karena itu, diperlukan kerja sama yang solid antara akademisi, masyarakat, pelaku usaha, dan media untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia. ***

Penulis : Ong

Berita Terkait

RSUD Soedjono Selong Gelar Pelatihan Internal untuk Tingkatkan Mutu Pelayanan
Fisik Rampung, Puskesmas Sakra Timur Tunggu Izin Operasional
Pemkab Lombok Timur Prioritaskan Kualitas Data untuk Percepatan Penurunan Stunting
Tim Medis NTB Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing di Aceh Utara
Kemenkes Hapus Rujukan Berjenjang BPJS untuk Percepat Penanganan Pasien
Dinas Kesehatan Lombok Timur Bentuk Tim Khusus Cegah Keracunan di Program MBG
Lombok Timur Raih Predikat ‘Agung’ Atas Capaian Penurunan Stunting
Baznas RI Dukung Penuh Pendirian Rumah Sehat Gratis di Lombok Timur

Berita Terkait

Sabtu, 7 Februari 2026 - 14:34 WITA

Musancab PDIP Kota Mataram Dibuka, Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD

Jumat, 6 Februari 2026 - 23:30 WITA

Dasco Ajak Seluruh Kader Gerindra Fokus Kawal Program Pemerintah Prabowo di HUT ke-18

Selasa, 27 Januari 2026 - 17:28 WITA

Aktivis Lotim Suarakan Mosi Tidak Percaya terhadap Pemerintahan Iron-Edwin

Jumat, 23 Januari 2026 - 21:05 WITA

DPC PDIP Lombok Timur Rayakan HUT ke-79 Megawati, Resmikan Musholla untuk Rakyat

Selasa, 6 Januari 2026 - 22:00 WITA

Kursi Kosong Mendominasi Rapat Paripurna DPRD Lombok Timur

Selasa, 6 Januari 2026 - 18:01 WITA

Ketua DPRD Lombok Timur Desak Pemkab Segera Tuntaskan Konflik dan Penyegelan di Sejumlah Desa

Selasa, 25 November 2025 - 17:34 WITA

Pimpin PAN Lombok Timur, Edwin Tegaskan Tidak Ada Konflik Kepentingan

Sabtu, 22 November 2025 - 16:16 WITA

PAN Tetapkan Edwin Hadiwijaya Pimpin DPD Lombok Timur

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA