Layanan Kesehatan RSUD Selaparang Mempunyai Peran Penting di Timur Kota Selong

Rabu, 3 April 2024 - 16:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD Selaparang, dr. H. Ade Anugrah Karyana. (dok:lombokini.com)

Direktur RSUD Selaparang, dr. H. Ade Anugrah Karyana. (dok:lombokini.com)

LOMBOKini.com,- Sebagai salah satu dari lima rumah sakit yang dikelola oleh Pemerintah Daerah Lombok Timur (Pemda Lotim), RSUD Selaparang mempunyai peran penting dalam menyediakan layanan kesehatan yang berkualitas di wilayah Timur Kota Selong.

Dibangun pada tahun 2023 lalu, RSUD Selaparang diharapkan dapat memudahkan akses pelayanan bagi pasien rawat jalan, rawat inap, serta rujukan termasuk wisatawan mancanegara.

Saat ini, RSUD Selaparang memberikan layanan IGD 24 jam, rawat inap, bersalin, poliklinik rawat jalan, instalasi gizi, farmasi, dan laboratorium.

Kerja sama dengan BPJS Kesehatan sejak Oktober 2023 telah membuka pintu bagi pasien BPJS untuk mulai menerima layanan di RSUD Selaparang.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Tak heran, terjadi peningkatan signifikan dalam kunjungan pasien sejak pembukaan pelayanan pada Mei 2023 lalu.

Meskipun demikian, RSUD Selaparang masih tergolong sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), setara dengan puskesmas atau klinik, karena menyandang Tipe D Pratama.

Direktur RSUD Selaparang, dr. H. Ade Anugrah Karyana, kepada media ini menjelaskan bahwa persiapan menuju Tipe D membutuhkan peningkatan fasilitas dan pelayanan.

Dari segi fasilitas, RSUD Selaparang perlu meningkatkan jumlah kamar rawat inap menjadi minimal 50 kamar, sementara saat ini baru tersedia 25 kamar.

“Selain itu, peningkatan fasilitas lainnya seperti ruang perawatan, tangga darurat, dan lainnya juga diperlukan,”kata dr. Ade, Rabu, 3 April 2024.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Lebih lanjut, Untuk memenuhi standar Tipe D, RSUD Selaparang juga perlu memiliki minimal empat dokter spesialis, termasuk spesialis anak, penyakit dalam, bedah, dan kandungan.

“Kelengkapan alat kesehatan dan obat-obatan juga menjadi faktor penunjang dalam menyediakan empat pelayanan dasar tersebut,”ujar dr. Ade.

Dengan terus meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas fasilitas, RSUD Selaparang berupaya meningkatkan Tipe D Pratama menuju D di tahun 2025.

Dengan menyandang Tipe D, RSUD Selaparang dapat memberikan layanan rujukan dari FKTP wilayah Wanasaba, Sambelia, Labuhan Lombok dan Sembalun. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting
Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan
Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja
Bupati Lombok Timur Resmikan Medica Clinic Sembalun, Layani Wisatawan dan Masyarakat
Cek Gula Darah hingga Kolesterol, Dinkes Lotim Buka Layanan Gratis bagi Pengunjung Festival Muharram
Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Dikes Lombok Timur Temukan Bakteri E-Coli Melebihi Batas Normal di Dapur MBG

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:46 WITA

Beroperasinya Smelter PT. AMMAN: Renegoisasi Royalti 

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:28 WITA

Londo Ireng dan Malu Menjadi Indonesia  (terbuka untuk Prabowo Subianto)

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:32 WITA

Lombok Barat Dikutuk Guru Dane

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Berita Terbaru

Kebudayaan di Nusa Tenggara Barat . (Foto: Lombokini.com).

Opini

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:15 WITA