Dinas Kesehatan Lombok Timur Bentuk Tim Khusus Cegah Keracunan di Program MBG

Selasa, 28 Oktober 2025 - 15:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lalu Aries Fahrozi. (Foto: Lombokini.com).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lalu Aries Fahrozi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur (Lotim) mengambil langkah cepat untuk mencegah keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Instansi ini memprioritaskan peningkatan higienitas dan sanitasi di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lalu Aries Fahrozi membentuk tim khusus guna menilai kelayakan SPPG. “Tim kami memeriksa secara menyeluruh, mulai dari sumber air hingga kondisi lingkungan,” jelas Aries di ruang kerjanya, Selasa 28 Oktober 2025.

Baca Juga :  80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Dinas Kesehatan menerbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi SPPG yang memenuhi standar. Mereka juga menyelenggarakan pelatihan bagi para penjamah makanan.

“Pelatihan ini mengajarkan cara pengelolaan makanan yang benar kepada para penjamah,” tambah Aries.

Baca Juga :  Dongkrak Sport Tourism dan Ekonomi, Bupati Lepas Ribuan Peserta Be-Rari Half Marathon

Sebagai bentuk percepatan, Dinas Kesehatan membentuk 10 tim pemantau yang menjangkau seluruh SPPG. Mereka menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk berkoordinasi dan memantau SPPG di wilayah masing-masing.

“Kami memastikan semua proses berjalan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku,” pungkas Aries. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim
80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat
Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan
Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara
Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terbaru