Dinas Kesehatan Lombok Timur Bentuk Tim Khusus Cegah Keracunan di Program MBG

Selasa, 28 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lalu Aries Fahrozi. (Foto: Lombokini.com).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lalu Aries Fahrozi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Kesehatan (Dikes) Lombok Timur (Lotim) mengambil langkah cepat untuk mencegah keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Instansi ini memprioritaskan peningkatan higienitas dan sanitasi di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lalu Aries Fahrozi membentuk tim khusus guna menilai kelayakan SPPG. “Tim kami memeriksa secara menyeluruh, mulai dari sumber air hingga kondisi lingkungan,” jelas Aries di ruang kerjanya, Selasa 28 Oktober 2025.

Baca Juga :  Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

Dinas Kesehatan menerbitkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi SPPG yang memenuhi standar. Mereka juga menyelenggarakan pelatihan bagi para penjamah makanan.

“Pelatihan ini mengajarkan cara pengelolaan makanan yang benar kepada para penjamah,” tambah Aries.

Baca Juga :  333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Sebagai bentuk percepatan, Dinas Kesehatan membentuk 10 tim pemantau yang menjangkau seluruh SPPG. Mereka menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk berkoordinasi dan memantau SPPG di wilayah masing-masing.

“Kami memastikan semua proses berjalan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku,” pungkas Aries. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terbaru

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA