Tim Medis NTB Perkuat Layanan Kesehatan dan Trauma Healing di Aceh Utara

Kamis, 25 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Medis NTB Pulihkan Layanan Kesehatan dan Perkuat Koordinasi Tanggap Banjir di Aceh Utara. (Foto: Lombokini.com/Pemprov NTB).

Tim Medis NTB Pulihkan Layanan Kesehatan dan Perkuat Koordinasi Tanggap Banjir di Aceh Utara. (Foto: Lombokini.com/Pemprov NTB).

LOMBOKINI.com – Tim Medis Dukungan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mempercepat pemulihan pascabanjir di Aceh Utara. Memasuki hari keempat, tim yang dipimpin Lalu Madahan, SKM., MPH, itu berhasil memulihkan layanan kesehatan dasar, memperluas jangkauan ke pengungsi, dan memperkuat sistem koordinasi darurat.

Berdasarkan rilis Pemprov NTB, Kamis 25 Desember 2025, tim terlebih dahulu fokus memulihkan layanan di Puskesmas Simpang Tiga Utara. “Kami membersihkan puskesmas secara gotong royong bersama tenaga kesehatan dan masyarakat setempat,” jelas Madahan.

Upaya itu pun berhasil membuka kembali layanan dalam gedung secara bertahap. Pada hari itu saja, puskesmas melayani 35 pasien dengan keluhan umum, infeksi kulit, ISPA, dan kontrol pascabencana.

Baca Juga :  Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Selanjutnya, tim menggerakkan layanan kesehatan keliling ke Posko Pengungsian Matang Keutapang. Hasilnya, tim memeriksa 62 pengungsi yang mayoritas mengalami gangguan pernapasan dan pencernaan.

Tidak hanya fisik, tim juga memberikan pendekatan komprehensif melalui dukungan psikososial. Mereka melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak di dua lokasi. Di Puskesmas Simpang Tiga Utara, 15 anak usia 3-9 tahun mengikuti terapi aktivitas bermain. Sementara itu, di Posko Pengungsian Krung Lingka, tim memberikan intervensi kelompok dan penguatan rutinitas spiritual bagi 19 anak dan remaja usia 4-18 tahun.

Untuk memperkuat koordinasi, tim menyusun Peta Respons Bencana Digital berbasis Google MyMaps untuk Health Emergency Operations Center (HEOC) Kabupaten Aceh Utara. Peta ini memuat data strategis seperti distribusi fasilitas kesehatan, titik pengungsian, dan jalur logistik. Dengan peta ini, efektivitas koordinasi lintas sektor dan penentuan prioritas intervensi meningkat.

Baca Juga :  Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan

Secara keseluruhan, pada hari keempat Tim Medis NTB telah memberikan layanan langsung kepada 131 orang, baik layanan medis maupun dukungan psikososial.

Ke depan, Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen melanjutkan dukungan. Rencananya, tim akan menambah jam layanan puskesmas, memperluas jangkauan tim kesehatan bergerak, melakukan kunjungan rumah, serta memutakhirkan data bencana secara real-time bersama HEOC.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, tenaga kesehatan setempat, relawan, dan masyarakat atas kolaborasi solid dalam penanganan bencana ini. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Sumber Berita: Pemprov NTB

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS
Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan
Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario
RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting
Seleksi Nakes Teladan Tingkat Provinsi NTB 2026, Lombok Timur Usung Tiga Inovasi Unggulan
Kejar Target UHC, Pemda Lotim Dorong Kepesertaan BPJS Kesehatan Segmen Pekerja

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:22 WITA

LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Rabu, 30 September 2026 - 15:19 WITA

RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA