Chat Selingkuh Picu Suami Cekik Istri hingga Tewas di Lombok Tengah

Minggu, 3 Agustus 2025 - 22:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Chat Selingkuh Picu Suami Cekik Istri hingga Tewas di Lombok Tengah. (Foto: Lombokini.com).

Chat Selingkuh Picu Suami Cekik Istri hingga Tewas di Lombok Tengah. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Fachrudin Azzahidi (36) diduga menewaskan istrinya, Baiq Miranda Puspa Fratiwi (28), di rumah mereka pada Ahad, 3 Agustus 2025 sore. Peristiwa ini terjadi di Lingkungan Kekere, Kelurahan Semayan, Kecamatan Praya.

Pertikaian berawal ketika Fachrudin menemukan percakapan di telepon seluler Miranda, pegawai Bandara Internasional Lombok (BIL).

Fachrudin menuduh istrinya berselingkuh dan meminta penjelasan. Namun, emosi Fachrudin memuncak karena Miranda tidak memberi penjelasan yang memuaskan hatinya.

Dalam keadaan gelap mata, Fachrudin memiting Miranda hingga sang istri tak sadarkan diri. Fachrudin kemudian menemui adik kandungnya, Jaka, dan mengaku telah mencekik leher Miranda karena sang istri tidak mau mengakui bukti percakapan dengan pria lain.

Baca Juga :  Nursalim Sebut Ada Perintah 'Gubernur Iqbal' di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Jaka lalu menghubungi kakak mereka, dr. Fahrid, seorang dokter. Setiba di lokasi, dr. Fahrid melihat wajah Miranda sudah pucat/kuning. Fachrudin, dr. Fahrid, dan Jaka kemudian bersama-sama menyerahkan diri Fachrudin ke Polres Lombok Tengah.

Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Luk Luk II Maqnun, menyatakan bahwa polisi langsung menurunkan tim ke TKP. Tim ini melakukan olah TKP disaksikan Kepala Lingkungan Kekere Barat dan keluarga.

Baca Juga :  RSUD Praya Bekali 103 Sopir Ambulans Desa Bantuan Hidup Dasar

Pada pukul 16.30 Wita, tim medis RSUD Praya Dr. Intan Pandini tiba dan memeriksa kondisi Miranda. Tim medis menyatakan Miranda telah meninggal dunia akibat kekurangan oksigen.

Petugas kemudian membawa jenazah Miranda ke Rumah Sakit Bhayangkara pada pukul 16.43 Wita untuk menjalani autopsi guna penyelidikan lebih lanjut. ***

Berita Terkait

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB
Agen BRILink Sekaligus Pendamping PKH di Lombok Timur Diduga Intimidasi KPM demi Keuntungan Pribadi
Perampok Aniaya Dua Warga Jerowaru saat Gagal Curi Kerbau
S Bantah Gelapkan Rp 1,05 Miliar Dana Pembangunan Dapur MBG di Selong, Lombok Timur
Polisi Tetapkan F alias MS sebagai Tersangka Penganiayaan di Bagik Nyaka Santri
Polres Lombok Timur Selidiki Dugaan Penipuan Pengadaan Dapur MBG Rp Rp 1,05 Miliar
Imigrasi Lombok Timur Deportasi dan Cekal WNA Selandia Baru Pembuat Onar di Gili Trawangan
Polsek Aikmel Tingkatkan Kasus Penganiayaan Wali Santri ke Penyidikan

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA