Sopir Dump Truck Pengangkut Pasir Ancam Bunuh Petugas Pajak Bapenda Lombok Timur

Rabu, 28 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir Dump Truck Ancam Bunuh Petugas Pajak Bapenda Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Sopir Dump Truck Ancam Bunuh Petugas Pajak Bapenda Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com – Seorang sopir dump truck pengangkut pasir tambang galian C bernomor polisi D 8070 VD mengancam akan membunuh petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur. Kejadian ini terjadi saat petugas memeriksa kendaraannya di pos perbatasan Desa Jenggik, Kecamatan Terara, Ahad 25 Mei 2025.

Yazid Mafatihul Nadani, petugas honorer Bapenda, menceritakan kronologi kejadian. Saat ia meminta bukti struk pembayaran pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB), sopir tersebut menolak menunjukkan dokumen. Yazid pun memintanya memutar balik kendaraan.

Baca Juga :  Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

“Bukannya menuruti, sopir malah memaki, menghujat, dan mencoba memukul saya. Rekan-rekan segera melerai,” kata Yazid, Rabu (28/5). Tak hanya itu, kata dia, sopir juga mengancam akan membunuhnya.

“Kami sering menghadapi intimidasi seperti ini. Namun, tugas ini merupakan amanah. Pajak MBLB sangat penting untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akhirnya kembali untuk masyarakat,” ujarnya.

Kabid Pajak Bapenda Lombok Timur, Ahmad Muzammil Hadi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, sopir tersebut termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

“Petugas kami menjalankan tugas sesuai perintah berdasarkan aturan yang ada dan dilindungi undang-undang. Kami telah menyelesaikan kasus ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda, Muksin, mengaku belum mengetahui kejadian tersebut. “Saya baru dapat info dari wartawan setelah konfirmasi,” katanya via WhatsApp, Rabu (28/5) malam.

Akibat insuden itu, kepala Bapenda mengimbau seluruh petugas di lapangan agar tetap waspada saat bertugas. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Berita Terbaru