Sopir Dump Truck Pengangkut Pasir Ancam Bunuh Petugas Pajak Bapenda Lombok Timur

Rabu, 28 Mei 2025 - 20:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir Dump Truck Ancam Bunuh Petugas Pajak Bapenda Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Sopir Dump Truck Ancam Bunuh Petugas Pajak Bapenda Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com Seorang sopir dump truck pengangkut pasir tambang galian C bernomor polisi D 8070 VD mengancam akan membunuh petugas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur. Kejadian ini terjadi saat petugas memeriksa kendaraannya di pos perbatasan Desa Jenggik, Kecamatan Terara, Ahad 25 Mei 2025.

Yazid Mafatihul Nadani, petugas honorer Bapenda, menceritakan kronologi kejadian. Saat ia meminta bukti struk pembayaran pajak mineral bukan logam dan batuan (MBLB), sopir tersebut menolak menunjukkan dokumen. Yazid pun memintanya memutar balik kendaraan.

Baca Juga :  Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG

“Bukannya menuruti, sopir malah memaki, menghujat, dan mencoba memukul saya. Rekan-rekan segera melerai,” kata Yazid, Rabu (28/5). Tak hanya itu, kata dia, sopir juga mengancam akan membunuhnya.

“Kami sering menghadapi intimidasi seperti ini. Namun, tugas ini merupakan amanah. Pajak MBLB sangat penting untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang akhirnya kembali untuk masyarakat,” ujarnya.

Kabid Pajak Bapenda Lombok Timur, Ahmad Muzammil Hadi, membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, sopir tersebut termasuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

“Petugas kami menjalankan tugas sesuai perintah berdasarkan aturan yang ada dan dilindungi undang-undang. Kami telah menyelesaikan kasus ini,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bapenda, Muksin, mengaku belum mengetahui kejadian tersebut. “Saya baru dapat info dari wartawan setelah konfirmasi,” katanya via WhatsApp, Rabu (28/5) malam.

Akibat insuden itu, kepala Bapenda mengimbau seluruh petugas di lapangan agar tetap waspada saat bertugas. ***

Berita Terkait

IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga
Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Senin, 13 April 2026 - 17:27 WITA

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Kamis, 9 April 2026 - 16:35 WITA

143 Kades Habis Masa Jabatan, Pemkab Lombok Timur Konsultasikan Pilkades ke Pusat

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Berita Terbaru

Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perdagangan, dan Kepala Bakesbangpoldagri Lombok Timur mendampingi Bupati Haerul Warisin dalam agenda hearing dengan Gerakan Elemen Masyarakat Peduli Rakyat (Gempur) di Ruang Rapat Bupati, Senin 13 April 2026.
(Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Senin, 13 Apr 2026 - 17:27 WITA