Para Budayawan Sepakati Pembentukan Dewan Kebudayaan di Tiap Daerah

Senin, 1 Desember 2025 - 23:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para Budayawan Sepakati Pembentukan Dewan Kebudayaan di Tiap Daerah. (Foto: Lombokini.com).

Para Budayawan Sepakati Pembentukan Dewan Kebudayaan di Tiap Daerah. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dewan Kebudayaan Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) menyelenggarakan Dialog Kebudayaan NTB Seri 3 di Hotel Sima, Kuta, Lombok Tengah pada Senin 1 Desember 2025. Forum lintas sektor ini menghadirkan sekitar 50 budayawan, pelaku seni, akademisi, perwakilan pemerintah, dan komunitas dari Lombok Tengah dan Lombok Timur.

Para peserta aktif bertukar pandangan serta menyampaikan pengalaman dan rekomendasi untuk tata kelola kebudayaan wilayah mereka.

Baca Juga :  Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

Ketua Dewan Kebudayaan Daerah NTB, Prof. Abdul Wahid, menegaskan dialog ini bertujuan mempercepat pembentukan Dewan Kebudayaan di setiap kabupaten/kota, terutama di Lombok Tengah dan Lombok Timur.

“Keberadaan dewan di tingkat daerah menjadi pondasi penting untuk keberlanjutan pelestarian budaya,” tegasnya.

Ia menambahkan, dewan nantinya akan menyusun grand design kebudayaan terintegrasi se-NTB. “Kebijakan budaya harus seragam dan saling mendukung antardaerah agar kebudayaan NTB tumbuh sebagai kekuatan pembangunan,” ujarnya.

Baca Juga :  Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Kesenian Lombok Timur Ashwan Kailani atau Kake Ashwan mengapresiasi agenda tersebut. Ia menekankan kerja kebudayaan adalah tanggung jawab bersama para pemilik budaya.

“Kebudayaan adalah investasi dan aset bernilai. Jangan sampai kita abaikan,” tegasnya.

Dialog ditutup dengan pembacaan maklumat berisi rekomendasi yang mengukuhkan komitmen bersama untuk pemajuan kebudayaan di wilayah tersebut. ***

Penulis : Ashwan Kailani

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Wilayah Wisata Sembalun Diakui UNESCO, tapi Sembalun Bumbung Kurang Diperhatikan Pemerintah
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun
BPK NTB Jawab Soal BTT Rp 484 Miliar, PDIP: Jelaskan Peruntukan, Abaikan Legalitas Pergeseran

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 September 2026 - 19:13 WITA

Lombok Timur Tiba-tiba 131 Tahun: Sang Keliru Carente Mikir

Selasa, 1 September 2026 - 13:28 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur: ‘Onder Afdeling’

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:29 WITA

Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:50 WITA

Pertanian Lombok Timur Tumbuh 5,08 Persen, Momentum Baru Ekonomi Daerah

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:15 WITA

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 23:37 WITA

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Berita Terbaru