Ribuan Jema’ah Padati Pemakaman Guru Ukit, Tokoh Spiritual Kontroversial asal Lombok Timur

Senin, 17 Maret 2025 - 16:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Jema'ah Padati Pemakaman Guru Ukit, Tokoh Spiritual Kontroversial asal Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Ribuan Jema'ah Padati Pemakaman Guru Ukit, Tokoh Spiritual Kontroversial asal Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.comTuan Guru Abdul Mukib, atau Guru Ukit, tokoh spiritual asal Jerowaru, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dikenal melalui cerita-cerita mistis yang menimbulkan kontroversi.

Meski demikian, karismanya tak terbantahkan, terbukti dari ribuan jema’ah yang memadati pemakamannya, termasuk pejabat, ulama, dan akademisi.

Prosesi sempat tertunda akibat antusiasme jema’ah yang membludak, memaksa aparat kepolisian dan keluarga almarhum mengatur kerumunan.

Baca Juga :  Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Sopian Putra, warga Narmada, Lombok Barat, yang turut hadir, mengaku terharu menyaksikan puluhan ribu jema’ah berdesakan menghormati Guru Ukit. Meski belum pernah bertemu langsung, ia yakin Guru Ukit memiliki kelebihan spiritual.

Baca Juga :  Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

Menanggapi kontroversi, dia menegaskan bahwa perbedaan pandangan seharusnya tidak menimbulkan konflik.

Guru Ukit meninggal pada 16 Maret 2025 di usia 67 tahun setelah dirawat di Rumah Sakit Provinsi NTB. Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa hidup Guru Ukit patut dipelajari, bukan diikuti.***

Berita Terkait

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:23 WITA

Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:17 WITA

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WITA

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA